
Manokwari, TopvNews.com – Partai GOLKAR telah menyerahkan form keberatan terkait Hasil Pemilu DPR RI di Kabupaten Teluk Bintuni pada Pleno Tingkat Provinsi oleh KPU Papua Barat, Minggu (10/3).
Pantauan TopbNews saat Pleno berlangsung, Saksi Partai Golkar, Amin Ngabalin melayangkan keberatan atas hasil Pleno Pemilu DPR RI bukan karena hasil perolehan suara namun terkait pada asas transparansi yang bermuara untuk menjunjung tinggi integritas penyelenggara.
“Secara substansi GOLKAR terima kasih untuk masyarakat bintuni yang telah menyumbangkan 30.000 lebih suara bagi kami. Namun saya ingin mengungkapkan beberapa fakta-fakta yang kami terima di lapangan dimana ada kurang lebih 10 distrik yang nanti kemudian kami minta klarifikasi dalam form keberatan kami”, kata Ngabalin.
Amin memaparkan, di Distrik Merdey, berdasarkan formulir D Hasil DPR RI Kabupaten Teluk Bintuni, jumlah DPT sebanyak 820, pengguna hak pilih 820, artinya tidak ada surat suara rusak, surat suara dikembalikan dan termasuk 2 persen surat suara cadangan.
“Semua surat suara digunakan. Faktanya jumlah penduduk berdasarkan data dukcapil di distrik merdey 970, terbagi atas jumlah anak SD 360, SMP 45 orang. Data ini diambil dari peserta didik kementerian pendidikan. Jika jumlah penduduk dikurangi dengan jumlah siswa SD dan SMP maka diperoleh 565 yang memenuhi syarat. Artinya tidak linear dengan jumlah DPT yang 820 itu”, ungkap Ngabalin.
“Ini satu distrik. Dan saya tidak akan menyampaikan 9 distrik lainnya. Namun akan kami tuangkan dalam poin-poin keberatan kami tanpa mengganggu hasil hari ini. Semuanya untuk menjaga integritas dan kemurnian pelaksanaan pemungutan suara kita”, sambungnya menambahkan.
Penulis : Tesan