
Manokwari, TopbNews.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menghadiri pengukuhan dan pelantikan pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Papua Barat masa bakti 2026–2031 di bawah kepemimpinan Iskandar Passa.
Dalam sambutannya, Hermus menegaskan pentingnya semangat kebhinekaan, demokrasi, dan komitmen bersama membangun Papua Barat melalui jalur politik yang sehat dan bermartabat.
Ia menyebut pengukuhan pengurus DPW PKB bukan sekadar seremoni politik, tetapi momentum penting dalam memperkuat fondasi demokrasi di Papua Barat.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari, kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW PKB Provinsi Papua Barat masa bakti 2026–2031 di bawah kepemimpinan Bapak Iskandar Pasha”, ujar Hermus.
Ia juga mengungkapkan dinamika menjelang pemilihan Ketua DPW PKB Papua Barat. Menurutnya, dirinya sempat dihubungi oleh tiga calon ketua.
Namun karena memiliki hubungan baik dengan seluruh kandidat, Hermus memilih bersikap netral dan menyerahkan sepenuhnya proses kepada mekanisme internal partai.
“Semua sahabat. Saya memilih untuk tidak berpihak dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses demokrasi di internal PKB. Puji Tuhan, Bapak Iskandar mendapat dukungan dan kepercayaan untuk memimpin”, katanya.
Hermus berharap kepemimpinan Iskandar Pasha mampu membawa PKB semakin solid dan menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Papua Barat.
Ia optimis, PKB dapat meningkatkan perolehan kursi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota pada pemilu mendatang.

Di Kabupaten Manokwari sendiri, Hermus mencatat adanya peningkatan kursi PKB dari satu menjadi tiga kursi. Ia berharap pada Pileg mendatang jumlah tersebut dapat kembali bertambah.
Lebih jauh, Hermus menyampaikan apresiasi kepada PKB yang telah konsisten mendukung dirinya dalam dua periode kepemimpinan sebagai Bupati Manokwari.
Ia mengakui dukungan partai, termasuk PKB, menjadi faktor penting dalam kemenangan pada kontestasi Pilkada lalu.
“Saya sadar betul bahwa saya berdiri di kursi ini bukan karena perjuangan sendiri. Ada dukungan dan komitmen politik dari PKB dan partai-partai lain yang ikut berjuang bersama”, tegasnya.
Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk tetap berada dalam barisan yang sama bersama PKB dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029. Namun ia mengingatkan bahwa kemenangan tidak datang secara instan.
“Hasil 2029 bukan hasil yang jatuh dari langit. Itu harus diperjuangkan mulai hari ini. Konsolidasi internal harus kuat, program partai harus menyentuh kebutuhan rakyat, dan kerja politik harus nyata”, ujarnya.
Hermus menekankan bahwa masyarakat saat ini semakin cerdas dan menjadi subjek aktif dalam demokrasi. Menurutnya, rakyat tidak lagi tertarik pada retorika semata, tetapi pada figur dan partai yang benar-benar hadir saat masyarakat membutuhkan.
“Masyarakat tidak butuh yang hanya bicara. Mereka butuh yang hadir, menyentuh, dan menyelesaikan masalah”, katanya.
Di akhir sambutannya, Hermus juga menitipkan harapan agar sinergi antara pemerintah daerah dan PKB terus terjalin, termasuk dalam mempercepat akses pembangunan di Papua Barat melalui dukungan pemerintah pusat. (*)
Penulis : Marthina Marisan