
Pegunungan Arfak, TopbNews.com –
Ketua Komunitas Anak Milenial Inspiratif Negeri (AMIN) Kabupaten Pegunungan Arfak, Barto Inden, melakukan kunjungan sekaligus memberikan dukungan kepada petani kopi di Kampung Testega Pamaha, Distrik Anggi, yakni Matias Saiba.
Dalam kunjungan tersebut, Barto menyerahkan bantuan berupa peralatan persemaian seperti polibag, sepatu both, dan alat semprot (embel). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap petani yang memiliki semangat tinggi dalam mengembangkan bibit kopi unggul di kampung tersebut.
Selain dukungan peralatan, Komunitas AMIN juga secara konsisten membantu dengan membeli biji kopi (green bean) yang diproses dan disiapkan langsung oleh Matias Saiba. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung keberlanjutan usaha petani secara nyata, bukan hanya melalui motivasi, tetapi juga melalui akses pasar.
Matias Saiba dengan penuh rasa syukur menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih karena sudah membantu dengan bahan-bahan ini. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami petani untuk terus semangat mengembangkan bibit dan kopi di kampung”, ungkapnya.
Menurut Barto Inden, langkah ini memang sederhana, namun memiliki makna besar dalam membangun kemandirian petani lokal.
“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi bagaimana kita saling menopang. Jika petani kuat, maka ekonomi kampung juga akan kuat”, ujarnya.

Selama kurang lebih sembilan tahun, Kopi Anggi telah dikenal luas karena kualitasnya yang tumbuh di dataran tinggi Pegunungan Arfak.
Namun perhatian dan dukungan strategis dari pemangku kepentingan di tingkat kabupaten masih sangat dibutuhkan guna mengoptimalkan potensi besar tersebut.
Komunitas AMIN berharap adanya kolaborasi lebih luas antara pemerintah, komunitas, dan petani agar Kopi Anggi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Pegunungan Arfak. (*/rls)