
Manokwari, TopbNews.com – DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Papua Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan, melalui kegiatan Senam Sehat Bersama yang dirangkaikan dengan donor darah, pembagian bibit buah, serta bazar UMKM lokal, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Pahlawan, eks Kantor Bupati Manokwari, dan diikuti oleh 25 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIT itu berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Ratusan peserta dari berbagai organisasi perempuan, pelaku UMKM, serta masyarakat umum tampak antusias mengikuti senam sehat yang menjadi pembuka rangkaian acara.
Tidak hanya berolahraga, para peserta juga memanfaatkan momentum ini untuk saling bersilaturahmi dan memperkuat jejaring antar organisasi.
Ketua Panitia, Yeni Nuraini Muksin, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan senam sehat ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan melalui aktivitas fisik yang mudah dan menyenangkan.
“Alhamdulillah, kegiatan senam sehat ini diikuti oleh banyak peserta. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan kebugaran masyarakat”, ujar Yeni.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir, serta kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, dan kerja keras sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara sekalian yang telah berpartisipasi, serta kepada seluruh panitia dan pihak pendukung. Apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya”, tambahnya.
Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Papua Barat, Hj. Suriyati Faisal dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program organisasi yang bertujuan mendorong pola hidup sehat sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penopang ekonomi keluarga dan daerah.

“Kami mengajak masyarakat untuk hidup sehat, tetapi di saat yang sama kita juga mendorong semangat UMKM di Manokwari. Saat ini UMKM sedang berkembang dan menjadi perhatian banyak pihak. Karena itu, melalui agenda ini, kami ingin ikut mengangkat UMKM agar terus bertumbuh”, ujar Suriyati.
Ia menekankan bahwa sebagian besar pelaku UMKM yang terlibat merupakan ibu-ibu yang memiliki peran ganda, baik sebagai penggerak ekonomi keluarga maupun sebagai anggota aktif organisasi perempuan.
“Kita tahu tujuan ekonomi keluarga itu tidak ringan. Namun ibu-ibu ini tetap hadir, tetap semangat, bahkan menyiapkan sendiri tempat berjualan mereka. Ini patut kita apresiasi bersama”, katanya.
Menurut Suriyati, Pengajian Al-Hidayah seringkali dipersepsikan hanya sebagai organisasi pengajian atau majelis taklim. Padahal, organisasi ini juga berperan aktif sebagai mitra Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam mendukung berbagai program pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Sebagai mitra pemerintah, kami memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan program-program yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tidak semua kegiatan pemerintah bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dan di sinilah peran organisasi perempuan menjadi penyambung antara pemerintah dan masyarakat”, jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang digelar tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban organisasi terhadap kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah, sekaligus wujud nyata kontribusi organisasi perempuan dalam pembangunan daerah.
Suriyati juga berharap agar kegiatan pemberdayaan UMKM tidak berhenti pada momentum seremonial semata, melainkan dapat berkelanjutan dan memberi dampak jangka panjang.
“Mari kita berpikir bersama, bagaimana UMKM ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dan berkembang. Dengan keberlanjutan, tentu akan ada manfaat dan kebaikan yang bisa kita rasakan bersama”, ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua Barat, Ny. Lanny Lakotani, menyampaikan bahwa kegiatan senam sehat memiliki manfaat besar, tidak hanya bagi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan sosial.

“Senam sehat ini merupakan upaya menjaga kebugaran tubuh, mengurangi stres, serta mempererat tali persaudaraan, silaturahmi, dan kekompakan antarorganisasi perempuan dan pelaku UMKM”, ungkapnya.
Menurut Lanny, dengan tubuh yang sehat, perempuan akan lebih produktif dalam menjalankan peran sehari-hari, baik di keluarga, organisasi, maupun dalam aktivitas ekonomi.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan kita sehari-hari”, tambahnya.
Lanny juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku UMKM yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah, khususnya dalam menggerakkan ekonomi keluarga.

“Produk-produk yang dipamerkan hari ini adalah bukti nyata kreativitas, ketangguhan, dan kualitas karya perempuan-perempuan hebat Papua Barat. Kegiatan ini bukan sekadar berjualan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan branding dan mendorong digitalisasi UMKM”, ujarnya.
Ia berharap, dengan semakin dikenalnya produk-produk lokal, daya beli masyarakat akan meningkat dan perekonomian daerah Manokwari dapat bangkit lebih kuat.
Rangkaian kegiatan Senam Sehat Bersama, Donor Darah, Pembagian Bibit Buah bagi Pelaku UMKM, serta Bazar UMKM Lokal tersebut secara resmi dibuka dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Manokwari yang telah memfasilitasi lokasi kegiatan tanpa dipungut biaya.
Sebagai bentuk tanggung jawab bersama, panitia juga mengimbau seluruh peserta dan pelaku UMKM untuk menjaga kebersihan area kegiatan setelah acara selesai, sebagai wujud kepedulian terhadap fasilitas publik yang digunakan. (*)
Penulis : Marthina Marisan