
Bintuni, TopbNews.com – Komandan Kodim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf. Yan M. Doli Simanjuntak menegaskan komitmen mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Teluk Bintuni agar berjalan sesuai SOP dan bebas penyimpangan.
Hal itu disampaikan Dandim kepada awak media, Selasa (14/7/2026). Ia telah menginstruksikan seluruh personel Kodim untuk aktif mengawasi setiap titik pelaksanaan MBG.
“Selama ini saya sampaikan kepada anggota agar terus mengawasi pelaksanaan MBG. Lihat apakah sudah sesuai SOP atau belum. Kalau ada temuan, segera buat laporannya. Jangan sampai ada penyimpangan yang mencoreng program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tegas Doli Simanjuntak.
Menurutnya, pengawasan ini bentuk dukungan nyata Kodim terhadap program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah.
Ia menyebut belakangan muncul informasi dugaan penyimpangan MBG di sejumlah daerah. Karena itu ia tidak ingin hal serupa terjadi di Teluk Bintuni.
“Saya tidak mau itu terjadi di wilayah saya. Mari bergandengan tangan, berkolaborasi mendukung seluruh program pemerintah, bukan hanya MBG tapi seluruh program Asta Cita Presiden Prabowo agar berjalan baik,” ujarnya.
Dandim menjelaskan hasil pemantauan sejauh ini penyaluran makanan bergizi di Teluk Bintuni masih berjalan baik dan belum ditemukan masalah berarti.
“Untuk pengawasan penyaluran makanan bergizi sampai saat ini belum ada masalah. Untuk hal teknis mendalam tentu ada instansi yang berwenang,” katanya.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan kepala daerah hingga kepala desa bersama TNI-Polri memperketat pengawasan MBG guna mencegah penyimpangan. Presiden juga membuka ruang bagi masyarakat melapor jika ada dugaan penyelewengan.
Menindaklanjuti arahan itu, Dandim menegaskan pengawasan di Teluk Bintuni dilakukan kolaboratif bersama Pemda dan Polri.
Saat ini di Kabupaten Teluk Bintuni terdapat 9 titik Dapur MBG. Lima dapur sudah beroperasi, empat lainnya masih tahap persiapan operasional.
“Pengawasan dilakukan bersama instansi terkait, TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Tujuannya agar Program Makan Bergizi Gratis benar-benar tepat sasaran, transparan, dan manfaatnya maksimal bagi masyarakat,” tutup Dandim. (*)
Penulis : Marthina Marisan