
Bintuni, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dengan melibatkan sekitar 500 pelajar dari jenjang TK/PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK se-Distrik Bintuni, Bintuni Timur, dan Manimeri.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (25/7/2026), menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan daerah yang aman, sehat, cerdas, dan ramah anak.
Ketua Panitia HAN 2026, Delstin Tampang, yang juga menjabat Kepala Bidang Perlindungan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Teluk Bintuni, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh pihak tentang pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan terhadap anak sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kreativitas dan rasa percaya diri anak, meningkatkan kepedulian terhadap hak anak, serta mempererat hubungan antara anak, orang tua, sekolah, dan masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HAN 2026, panitia menggelar berbagai perlombaan, di antaranya lomba pembuatan video deklamasi bagi siswa TK/PAUD, lomba puisi tingkat SD, lomba pidato untuk siswa SMP, hingga lomba pidato Bahasa Inggris bagi siswa SMA. Para pemenang diumumkan langsung oleh dewan juri pada puncak acara.
Dalam laporannya, Delstin turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Teluk Bintuni, pimpinan perangkat daerah, khususnya Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, serta seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita serta semakin meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak”, ujarnya.
Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengawali sambutannya dengan mengajak anak-anak berinteraksi mengenai bakat dan cita-cita mereka.

Suasana berlangsung meriah ketika para siswa antusias mengangkat tangan saat ditanya mengenai hobi, kemampuan, hingga profesi yang ingin mereka raih di masa depan.
Bupati menegaskan bahwa seluruh anak di Teluk Bintuni memiliki potensi besar yang harus terus didukung agar berkembang menjadi generasi penerus yang berkualitas.
“Di Hari Anak Nasional ini kita ingin menunjukkan komitmen bersama bahwa anak-anak adalah masa depan Kabupaten Teluk Bintuni”, ujarnya.
Menurutnya, setiap langkah yang dilakukan bersama dalam peringatan Hari Anak Nasional menjadi simbol tekad seluruh masyarakat untuk menciptakan Teluk Bintuni yang aman, sehat, cerdas, dan ramah bagi anak.Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai kunci meraih masa depan.
“Cita-cita dan mimpi akan masa depan tidak akan terlalu berat untuk dicapai kalau anak-anak semua rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman-teman, serta selalu berkata jujur”, ucap Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada anak-anak yang telah menggunakan telepon genggam agar memanfaatkan internet untuk belajar dan berkarya, serta menjauhi narkoba, minuman keras, rokok, kekerasan, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Tidak hanya kepada anak-anak, Yohanis Manibuy juga mengajak seluruh orang tua untuk semakin aktif dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia menekankan bahwa ibu merupakan sekolah pertama bagi setiap anak, sementara peran ayah juga sangat penting dalam membangun karakter, rasa percaya diri, dan kedisiplinan.
Bupati meminta para orang tua meluangkan waktu mendengarkan cerita anak, mendampingi mereka belajar, mengawasi penggunaan gawai, memastikan anak memperoleh makanan bergizi untuk mencegah stunting, serta menanamkan nilai kejujuran, sopan santun, cinta budaya Papua, dan semangat belajar sejak dini.
Kepada para guru, Bupati menyampaikan penghargaan atas dedikasi mereka sebagai orang tua kedua di lingkungan sekolah.
“Mari jadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk belajar, berteman, mencoba hal baru, bertanya tanpa takut, dan menemukan bakat terbaik mereka”, tuturnya.
Menutup sambutan, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi yang sedang dibesarkan hari ini.

“Sehebat apa pun pembangunan yang dilakukan pemerintah, masa depan daerah ini tetap ditentukan oleh bagaimana kita membesarkan anak-anak hari ini. Anak-anak tidak hanya membutuhkan materi, tetapi yang paling mereka butuhkan adalah kehadiran, perhatian, dan kasih sayang orang tua”, pesannya.
Suasana penutupan berlangsung hangat ketika Bupati membacakan pantun kepada para peserta sebagai bentuk motivasi sekaligus ungkapan kasih sayang kepada anak-anak Teluk Bintuni agar terus belajar, berprestasi, dan menjadi kebanggaan daerah di masa depan. (*)
Penulis : Marthina Marisan