
Manokwari, TopbNews.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, memaparkan Delapan Program Unggulan Kabupaten Teluk Bintuni dalam Rapat Kerja Bupati se-Papua Barat yang membahas Rencana Jangka Menengah Pembangunan Daerah (RJMPD) 2025–2029.
Kegiatan ini berlangsung ➡ Auditorium Gedung TP-PKK Papua Barat, dan dihadiri oleh para kepala daera serta pejabat tinggi dari berbagai kabupaten/kota,di wilayah tersebut, Rabu (23/4).
Dalam presentasinya, Bupati Yohanis Manibuy menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat lokal, khususnya Orang Asli Papua.
Berikut delapan program unggulan Kabupaten Teluk Bintuni:
- Beasiswa Pendidikan “Teluk Bintuni Smart” – Program beasiswa untuk meningkatkan kualitas SDM putra-putri daerah.
- Otsus Card bagi Orang Asli Papua – Kartu khusus untuk mempercepat layanan dan akses hak-hak dasar bagi OAP.
- e-Government Terintegrasi – Digitalisasi sistem pemerintahan untuk pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.
- Konektivitas Antar Wilayah – Pengembangan infrastruktur untuk membuka akses antar distrik dan kampung.
- Pembangunan Berbasis Kampung dan Distrik – Pembangunan yang menitikberatkan pada potensi dan kebutuhan lokal.
- Pengembangan Agroindustri – Mendorong sektor pertanian dan industri lokal sebagai penggerak ekonomi rakyat.
- Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) – Strategi peningkatan sumber pendapatan daerah secara berkelanjutan.
- Penguatan Kapasitas Lembaga Masyarakat Adat – Memperkuat peran dan fungsi lembaga adat dalam pembangunan daerah.
Bupati Yohanis menyampaikan bahwa program-program ini dirancang dengan prinsip keberlanjutan dan inklusivitas, serta sebagai upaya nyata dalam mewujudkan visi “Teluk Bintuni Maju, Mandiri, dan Sejahtera”.
“Pembangunan harus menyentuh langsung masyarakat. Kita ingin seluruh program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama masyarakat adat”, ujarnya.
Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan langkah strategis antar kabupaten/kota di Papua Barat dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan lima tahun ke depan. (*)
Penulis : Rian Lahindah