Bupati : Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen, Anak Itu Aset Masa Depan Daerah

Manokwari, TopbNews.com — Pelantikan Bunda PAUD Kabupaten Manokwari berlangsung khidmat di Auditorium DPD PWKI Provinsi Papua Barat, Selasa (21/10/2025).

Acara tersebut menjadi momentum penting memperkuat pondasi pendidikan anak usia dini di Kabupaten Manokwari.

Kegiatan dihadiri Bupati Manokwari, Hermus Indou dan Sekertaris Daerah, Yan Ayomi dan Forkopimda dalam sambutan menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah melalui semangat otonomi daerah dan otonomi khusus Papua.

Menurut Bupati, demokrasi yang dijalankan di Indonesia harus diwujudkan dalam bentuk partisipasi aktif masyarakat agar pembangunan tidak hanya menjadikan rakyat sebagai objek, tetapi juga sebagai subjek pembangunan.

“Pembangunan di Kabupaten Manokwari dalam konsep otonomi daerah dan otonomi khusus memberikan tanggung jawab bukan hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada seluruh elemen masyarakat. Semua harus merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap kemajuan daerah,” ujar Hermus.

Bupati juga menyoroti pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kompleksitas sosial, ekonomi, dan budaya yang berkembang di masyarakat.

“Pendidikan bukan hanya urusan administratif, tetapi urusan moral dan spiritual yang memerlukan keterlibatan seluruh pihak, termasuk guru, pemerintah, dan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hermus Indou mengingatkan pentingnya konsep pembangunan berkelanjutan, yang tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga mempersiapkan masa depan generasi muda.

Menurutnya, anak-anak adalah aset berharga yang harus dibina dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang agar menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan kompeten.

“Anak-anak ini adalah anugerah Tuhan yang dititipkan kepada kita. Jika kita mendidik mereka dengan baik, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang membawa kemajuan bagi Manokwari di masa depan,” tegas Hermus.

Pelantikan Ketua Bunda PAUD Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, turut menjadi momen strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor di bidang pendidikan anak usia dini.

Dalam sambutannya, Febelina menegaskan bahwa jabatan Bunda PAUD bukan sekadar simbolik, melainkan tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Manokwari mendapat pendidikan terbaik sejak dini.

“Pelantikan ini bukan hanya seremonial jabatan, tetapi tonggak pengabdian. Kita bersama-sama membangun pondasi pendidikan yang kokoh bagi anak-anak usia dini di Kabupaten Manokwari,” ucap Febelina.

Ia juga menegaskan komitmen Bunda PAUD dalam menyelaraskan program daerah dengan visi nasional “Indonesia Emas 2045”, dengan fokus pada tiga pilar utama: anak sehat, cerdas, dan berkarakter Pancasila.

Febelina memaparkan lima arah strategis yang akan dijalankan, yakni:

  1. Menjadikan keluarga sebagai pusat pertama dan utama pendidikan anak usia dini.
  2. Mengembangkan layanan PAUD holistik dan integratif yang memperhatikan tumbuh kembang anak secara fisik, mental, gizi, dan sosial.
  3. Meningkatkan kapasitas tenaga pendidik serta profesionalisme pengelola PAUD.
  4. Memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, organisasi perempuan, lembaga keagamaan, dan dunia usaha.
  5. Menanamkan nilai-nilai karakter dan nasionalisme sejak dini.

Dalam kesempatan itu, Febelina juga mengutip nilai spiritual dari Kitab Amsal 22:6 sebagai dasar pengabdian:

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu.”

Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk menanamkan cinta dan doa dalam setiap langkah pembangunan pendidikan di Manokwari.

“Kita menanam dengan cinta, membangun dengan doa, dan bekerja dengan iman, karena setiap anak adalah peta dan masa depan bangsa,” tutup Febelina.

Acara pelantikan ini dirangkaikan dengan rapat kerja Bunda PAUD Kabupaten Manokwari, yang bertujuan menyusun program kerja strategis serta memperkuat koordinasi lintas lembaga demi kemajuan pendidikan anak usia dini.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Manokwari dapat menjadi contoh dalam mewujudkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!