
Manokwari, TopbNews.com – Sejumlah kader Partai Golkar di daerah diminta untuk memperkuat posisi partai dengan menambah jumlah kursi di setiap tingkatan legislatif, baik di Kabupaten maupun Provinsi.
Langkah ini dikaitkan dengan wacana yang tengah diperjuangkan oleh Golkar pusat mengenai perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2029 mendatang.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Papua Barat, Suriyati, yang menjelaskan bahwa hingga saat ini wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum memiliki keputusan yang pasti.
Menurutnya, DPP Partai Golkar sedang memperjuangkan agar Pilkada 2029 nantinya tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat, melainkan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD.
“Dari Golkar pusat sedang memperjuangkan agar pemilihan kepala daerah tahun 2029 nanti dilakukan oleh DPR. Tapi ini belum jelas, masih dalam tahap wacana. Karena itu, kita di daerah diharapkan bisa menambah jumlah kursi di setiap tingkatan, baik kabupaten maupun provinsi,” ujar Suriyati.
Ia menegaskan, penambahan kursi tersebut menjadi penting sebagai langkah antisipasi apabila sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD benar-benar diterapkan.
Dengan jumlah kursi yang lebih banyak, peluang Partai Golkar untuk mengusung atau memenangkan calon kepala daerah akan semakin besar.
Meski begitu, Suriyati menambahkan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah maupun lembaga legislatif terkait perubahan sistem pemilihan kepala daerah tersebut.
“Belum fix, masih sebatas pembahasan dan wacana. Tapi kita perlu bersiap dari sekarang”, pungkasnya. (*)
Penulis : Rian Lahindah