Bupati Manokwari Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan

Manokwari, TopbNews. com — Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan komitmennya memperkuat sektor pendidikan sebagai pondasi pembangunan daerah dan masa depan generasi muda.

mostbet

Penegasan disampaikan dalam acara pelepasan 298 siswa-siswi Kelas IX SMP Negeri 1 Manokwari Tahun Pelajaran 2024/2025, yang digelar di Aula Universitas Papua (UNIPA), Senin (2/6/2025).

Bupati Hermus menekankan pendidikan bukan sekadar soal nilai akademis, melainkan juga tentang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.

“Acara pelepasan siswa-siswi ini menyoroti pentingnya pendidikan sebagai elemen kunci dalam pembangunan bangsa. Pendidikan membentuk karakter dan menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan global dengan keterampilan yang mumpuni,” ujarnya.

Pemkab Manokwari terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui program beasiswa dan pelatihan guru sebagai bentuk nyata dukungan terhadap dunia pendidikan di daerah.

Hermus menyoroti pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung.

“Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak memperoleh akses pendidikan yang baik. Pendidikan adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik, dan semua anak harus mendapat kesempatan yang sama tanpa terkecuali,” tegasnya.

Hermus menambahkan pembangunan berkelanjutan hanya bisa tercapai dengan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul sejak dini. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk turut berkontribusi dalam memajukan pendidikan.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Kita tidak bisa menunda-nunda lagi. Pendidikan harus menjadi prioritas bersama,” pungkasnya.

Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Manokwari, Yusup, menyampaikan sekolah menamatkan 298 siswa-siswi kelas IX sebagai angkatan kedua yang lulus dengan Kurikulum Merdeka.

“SMP Negeri 1 adalah satu-satunya sekolah negeri di Manokwari yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka untuk angkatan kedua. Kami berharap seluruh siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan tidak menyimpan ijazah tanpa dimanfaatkan,” ucap Yusup.

Ia juga mengimbau kepada para orang tua untuk terus mendukung anak-anak mereka agar tetap melanjutkan pendidikan. “Kami sangat terbuka bagi siswa dan orang tua yang membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Selain pelepasan siswa, momen tersebut juga menjadi perpisahan dengan empat guru yang telah menuntaskan masa tugas mereka dengan dedikasi tinggi.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!