Bupati Hermus Minta SK Tim Terpadu Pengembangan Bandar Rendani Segera Diterbitkan

Rapat Koordinasi Lanjutan Rencana Perluasan Bandar Udara Rendani di Manokwari (Foto : Hengki/TopbNews)

Manokwari, TopbNews – Bupati Manokwari Hermus Indou meminta SK Tim Terpadu Pengembangan Bandar Udara Rendani Manokwari, segera diterbitkan. SK ini sebagai dasar payung hukum agar Tim Terpadu dapat bekerja dengan baik.

mostbet

“Saya minta semua stakeholders terkait untuk bersinergi dalam menyelesaikan persoalan yang masih menjadi kendala proses pembangunan terutama terkait dengan SK Tim terpadu yang saat ini belum keluar dan belum ditandatangani oleh pj Gubernur,” tegas Bupati Hermus Indou dalam rapat Koordinasi Lanjutan Rencana Perluasan Bandar Udara Rendani Manokwari, di Manokwari, Jumat (14/4).

Bupati menjelaskan, pembangunan Bandara Rendani meliputi tiga segmen yakni perpanjangan runway, pembangunan terminal dan pengembangan kawasan.

“Tiga segmen ini harus dikerjakan, sehingga diharapkan kepada Stakeholder terkait agar saling berkolaborasi, supaya percepatan Bandara Rendani dapat terwujud,” ucapnya sembari mengatakan pengembangan runway bandar udara rendani dari 2300 meter menjadi 2500 meter yang nantinya akan ditingkatkan menjadi 3000 meter.

Menurut Hermus, perpanjangan landasan pacu ini bertujuan agar Bandar Udara Rendani, bisa didarati pesawat Boeing besar sehingga bisa meningkatkan ekonomi serta terwujudnya kemajuan pembangunan di Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Manokwari.

Bupati Manokwari, Hermus Indou saat pimpin rapat didampingi Asisten I Setda Kabupaten Manokwari (Foto : Hengki/TopbNews)

Disisi lain, kehadiran perubahan Bandara Rendani diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Manokwari ini memiliki ombak yang dicintai oleh para peselancar dunia. Jadi Pembangunan kita harus bersifat objektif, dan tidak subyektif, bukan untuk menyenangkan kepentingan pribadi, tapi kebutuhan masyarakat pada umumnya,” ucapnya.

Bandar Udara Rendani ini diharapkan kedepan akan menjadi Bandar Udara Internasional dan merupakan gerbang kawasan Timur untuk Indonesia dan menjadi sentra utama dari beberapa Kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat, yaitu Kabupaten Kaimana, Kabupaten Fak-Fak, Teluk Wondama Kabupaten Pegaf, Manokwari Selatan dan Kabupaten Bintuni.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!