
Manokwari, TopbNews.com – Pegunungan Arfak kembali menjadi tujuan wisatawan mancanegara. Founder Asar Papua, Krif Indou, menerima kedatangan tiga wisatawan asing untuk birdwatching di kawasan hutan tropis tersebut, Selasa (14/7/2026).
Tiga wisatawan itu terdiri dari dua warga negara China dan satu warga negara Jepang. Mereka dijadwalkan berada di Pegunungan Arfak selama lima hari untuk mengamati berbagai jenis burung endemik Papua.
Selama kunjungan, wisatawan menginap dua hari di Kampung Mbenti dan tiga hari di Kampung Mabri. Kedua kampung ini dikenal sebagai spot terbaik untuk melihat burung cenderawasih dan satwa endemik Papua di habitat aslinya.
Krif Indou menyebut meningkatnya kunjungan wisman menunjukkan Pegunungan Arfak memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata kelas dunia.
“Wisata birdwatching tidak hanya memperkenalkan kekayaan alam Papua ke dunia, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui jasa pemandu, penginapan, transportasi, hingga kebutuhan wisatawan,” ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak memberikan perhatian lebih pada pengembangan pariwisata berbasis konservasi.
Dukungan yang dibutuhkan antara lain peningkatan infrastruktur jalan, jaringan telekomunikasi, dan pelatihan masyarakat sebagai pemandu wisata profesional.
“Dengan fasilitas yang semakin baik, kunjungan wisatawan mancanegara dipastikan akan terus meningkat dan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Pegunungan Arfak,” pungkas Krif. (*/rls)