
Manokwari, Topbnews.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat mendukung terwujudnya Pelaksanaan Program Strategis di Kabupaten Manokwari.
Penjabat Sekda Provinsi Papua Barat, Dance Sangkek usai memimpin Rapat Tim Terpadu bersama Masyarakat Terkena Dampak Pengosongan Areal Bandara Rendani, Kamis (15/6) mengatakan, dukungan yang diberikan dalam bentuk dana pembebasan lahan, yang bersumber dari pusat.
“Kami Pemprov siap mendukung konsep pembangunan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Manokwari, 100% kami dukung. Bentuk dukungan dari Pemerintah Provinsi yang akan kami berikan kepada Pemerintah Daerah dalam bentuk dana pembebasan atau Pengosongan lahan yang tentunya berasal dari Kementerian terkait,” ujar Dance.
Dijelaskan Dance Sangkek, konsep pembangunan Ibukota Provinsi Papua Barat yang terletak di Kabupaten Manokwari telah lama dirancang dari tahun 2004, dan baru terlaksana seiring berjalannya waktu.

“Saya pikir konsep tata letak Kota Manokwari yang menjadi Ibukota Provinsi Papua Barat ini sudah direncanakan sejak lama di tahun 2004 itu telah diperbincangkan saat bersama Bupati Hermus di Bappeda Papua Barat. Pak Bram saja mulai dengan penataan Kota Pemerintahan itu, sedangkan infrastruktur dasar seperti pelabuhan, bandara, kemudian jalan, air bersih, listrik, pelebaran jalan dan sebagainya itu menjadi kebutuhan yang harus kita ubah. Kemudian penataan kota dari sisi tata letak bangunan, ini bagian-bagian yang memang sudah lama kita pergumulkan,” terangnya sembari menambahkan, kehadiran Pj Gubernur yang sigap membentuk Tim Percepatan dan menemui kementerian terkait, membuahkan hasil dengan Lima Program Strategis Pemkab Manokwari yang disetujui.
Pengembangan ini diakui Sangkek, tentunya akan menimbulkan banyak keberatan dari pihak-pihak yang menempati beberapa area tersebut, untuk itu dukungan dari semua elemen masyarakat sangat diharapkan.
“Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung program ini. Jadi kalau mau lihat perubahan, harus dukung,” pungkasnya.(*)
Penulis : Marthina Marisan