
Manokwari, TopbNews.com – Pemalangan Asrama Fakfak di Amban, Anggori, Manokwari, menyebabkan puluhan mahasiswa dan mahasiswi asal Fakfak harus mencari tempat tinggal sementara di rumah keluarga mereka yang tersebar di sekitar Manokwari.
Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Manokwari, Valentinus Kabes, bersama Yahya Muri dan Junaidin Rorohmanah, menggelar pertemuan membahas dampak permasalahan tersebut. Mereka fokus mencari solusi atas kondisi sulit yang dihadapi para mahasiswa asal Fakfak yang kini tinggal di luar asrama, Minggu (24/11).
Dalam keterangannya, Valentinus Kabes menyampaikan bahwa kunjungan mereka merupakan wujud rasa kekeluargaan dan tanggung jawab terhadap generasi muda.
“Hari ini, dalam perjalanan orientasi DPR kelompok khusus dari Kabupaten Fakfak di Manokwari, kami menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan mahasiswa-mahasiswi dari Fakfak. Ini bukan kunjungan dinas, tetapi bagian dari rasa kekeluargaan dan tanggung jawab kami sebagai perwakilan masyarakat adat,” ujar Valentinus.

Ia menjelaskan, sebanyak 28 mahasiswi dan 25 mahasiswa kini terpaksa tinggal di luar asrama akibat permasalahan yang belum terselesaikan. Valentinus menegaskan bahwa sebagai orang tua adat, mereka ingin memastikan para mahasiswa tidak merasa ditinggalkan dalam situasi sulit ini.
“Kami datang untuk memberikan penguatan kepada anak-anak kami. Kami ingin mereka tahu bahwa perhatian kami selalu ada, baik dalam suka maupun duka,” katanya.
Sebagai Fraksi DPR yang fokus pada keberpihakan terhadap masyarakat adat Baham, Valentinus juga berjanji akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk menyelesaikan persoalan ini.
“Saya berharap kepada keluarga besar saya dan pemilik tanah adat di Manokwari, khususnya yang terkait dengan asrama Fakfak, untuk saling pengertian dan mendukung penyelesaian masalah ini,” harap Valentinus.
Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu para mahasiswa, termasuk Ibu Genuli yang telah menyediakan tempat tinggal sementara bagi mereka.
“Dukungan ini sangat berarti bagi anak-anak kami untuk terus melanjutkan pendidikan mereka di tengah tantangan yang ada,” pungkasnya. (*/KY)