
Fakfak, TopbNews.com – Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana menyebutkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Damai tidak boleh hanya menjadi slogan semata di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Hal Itu disampaikan AKBP Hendriyana saat membacakan sambutan dalam acara Launching Pilkada Fakfak 2024 di Stadion 16 November Fakfak Papua Barat, Sabtu malam (13/7/2204).
“Pemilihan kepala daerah secara esensi merupakan proses pembelajaran dalam rangka pendewasaan bangsa,” katanya.
Dikatakan AKBP Hendriyana, Pilkada juga merupakan momentum ujian bagi elemen bangsa mengenai seberapa jauh nilai-nilai demokrasi telah menjadi jati diri bangsa Indonesia.
“Nilai-nilai demokrasi dimaksud ialah menyelesaikan pertikaian secara damai dan sukarela serta menjamin perdamaian secara damai dengan pergantian penguasa secara teratur,” paparnya.
Ia juga mengatakan, nilai itu juga berkaitan dengan adanya pengakuan terhadap tegaknya nilai keadilan, menjamin keberagaman dan ilmu pengetahuan yang maju.
“Saya percaya kita semua yang hadir disini sependapat, bahwasanya untuk mewujudkan Pilkada yang damai adalah sebuah kerja besar dan membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen bangsa mulai dari tataran individu sampai dengan kelompok,” jelasnya.
AKBP Hendriyana menuturkan, pemerintah dan pihak keamanan telah berkomitmen untuk menjaga kondusifitas dan keamanan selama Pemilu.
“Saya mengajak bapak, ibu dan saudara sekalian serta kita semua dengan batasan kewenangan di bidang masing-masing untuk turut memastikan Pilkada 2024 yang damai tidak semata-mata dimaknai hanya sebagai slogan, melainkan harus dijadikan sebuah ikhtiar untuk menciptakan atmosfer yang kondusif selama rangkaian pertahapan Pilkada 2024”, pintanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan perlu untuk memastikan setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan kampanye politik dapat menjalankan perannya dengan tanpa mencederai harga diri dan martabat setiap pihak termasuk lawan politik.
“Demikian pula, sudah bukan masanya lagi kegiatan kampanye diisi dengan kegiatan yang tidak produktif dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat,” paparnya.
Ia menyebut, seharusnya dapat menjalankan kampanye yang tertib, dan tanpa berita hoaks sebagaimana yang dikatakan salah satu filsuf latin kuno yaitu keselamatan rakyat ialah hukum yang tertinggi. (*)
Penulis : NatYo