
Manokwari, TopbNews- Projo, salah satu ormas pendukung Presiden Jokowi menegaskan ke depan Indonesia haruslah dipimpin oleh Pemimpin Rakyat yang dapat melanjutkan agenda kerakyatan. Pemimpin yang merakyat, dinilai Projo adalah sosok yang dapat memperhatikan dan membangun di Tanah Papua.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi dalam arahannya saat membuka Musyawarah Rakyat (Musra) XIV Projo se-Tanah Papua di GOR Sanggeng, Sabtu (25/2).
“Kepemimpinan nasional berikutnya harus sama dengan Jokowi. Harus memberikan perhatian kepada Papua. Harus menjadikan dan mewujudkan Papua maju, sejahtera dan tidak boleh tertinggal dari daerah lain di Indonesia,” ujarnya.
Musra XIV Projo, kata Budi Arie, adalah perintah Presiden Jokowi untuk mendengarkan seluruh harapan dan aspirasi seluruh warga Indonesia termasuk di Tanah Papua. Harapan itulah yang nantinya menjadi dasar pembangunan dan kerja pemerintah ke depan. Budi menilai, kemajuan Papua adalah kemajuan Indonesia. Sebab Papua, memberi kontribusi besar bagi Indonesia.
“Jadi kalau Indonesia maju tapi Papua masih tertinggal, maka Indonesia belum maju. Jadi Indonesia tidak ada artinya tanpa Papua,” tegasnya sembari menambahkan pendidikan dan kesehatan gratis merupakan program yang harus dilanjutkan.
“Bagaimana kalau pendidikan gratis untuk seluruh anak bangsa. Kesehatan agar kita dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrim dan juga meningkatkan kesehatan terutama anak stunting di Idonesia supaya kita memiliki SDM yang unggul sehingga dapat bersaing dengan negara lain,” ungkapnya.
Sementara Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan dan Otsus, Thamrin Payapo menyampaikan Musra merupakan forumnya akar rumput. Forum bagi masyarakat untuk bersuara. “Musra adalah Forum berdemokrasi yang diharapkan dapat memunculkan pemimpin-pemimpin yang dicintai rakyat. Pemimpin yang mau dekat dengan rakyat, pemimpin yang mau turun kebawah, pemimpin yang tidak hanya duduk enak di Istana,” katanya.
Musra XIV Projo dihadiri Sekda Manokwari, Dir Binmas Polda Papua Barat, ratusan Projo simpatisan, pimpinan dan perwakilan partai, ormas dan undangan lainnya.
Penulis : Tesan