Segera, Kick Off Liga AAFI Kelompok Usia di Kota Jayapura Dimulai

Jayapura, TopbNews– Sebanyak 18 klub akan mengikuti Liga Asosiasi Academy Futsal Indonesia (AAFI) Tahun 2023. Akan ada dua kategori usia dalam liga, yakni U13 dan U16.  Ajang ini sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet futsal kelompok usia di Kota Jayapura.

Ketua Asosiasi Futsal Kota Jayapura , Matias B. Mano mengatakan tahun 2019 lalu, Liga AAFI sempat digelar. Namun karena pandemi, liga sempat jeda dan baru bisa dilanjutkan kembali tahun ini. “Setelah dibentuk Asosiasi Futsal Kota Jayapura pada 2022, barulah liga kembali dilaksanakan,” kata Matias saat menghadiri teknichal meeting, Jumat (24/2). 

Saat ini, Liga AAFI 2023 masih melibatka antar klub yang telah memiliki akta pendirian, manajemen klub yang jelas serta membayar uang pendaftaran.

Ke depan, kata Matias, asosiasi akan mendorong klub rutin melakukan pembinaan usia dini dengan membentuk sekolah atau akademi.  Selanjutnya, sekolah terbentuk, bisa mengikuti try out di Liga AAFI. “Ini saling membutuhkan liga dan sekolah futsal. Makanya saya mendorong kepada teman-teman yang sudah mendaftar diharapkan menjadi sekolahnya,” ucapnya sembari menambahkan jika liga akan rutin digelar sebagai bentuk pembinaan usia dini.

Semntara ketua panitia Liga AAFI, Herson Layuhibu mengatakan Liga AAFI tahun ini mendapat respon positif ditandai dengan kepesertaan bukan hanya dari Kota Jayapura. Tapi juga dari Keerom dan Kabupaten Jayapura. “Untuk U13 diikuti oleh 8 klub. Satu klub dari Keerom. Sementara U16 diikuti 10 klub. Satu tim dari Keerom dan 1 tim dari Kabupaten Jayapura,” jelas Herson.

Sesuai jadwal, Liga AAFI akan kick off pada 25 Februari 2023 dan dibuka secara langsung oleh Penjabat Walikota Jayapura. Liga akan berlangsung selama kurang lebih empat bulan. Pertandingan, akan digelar di Lapangan Futsal SMA YPPK Taruna Darma Kotaraja atau biasa dikenal Katada. “Liga berjalan setiap Hari Sabtu dan Minggu, U13 dan U16 akan bermain bersamaan begitu,” pungkasnya.

Nantinya pemenang dari Kabupaten Jayapura dan Keerom akan bertemu di Kota Jayapura untuk menentukan wakil Papua ke ajak nasional.

Sebagai tindaklanjut, panitia telah mengundang seluruh peserta mengikuti technical meeting untuk membicarakan teknis liga. “Termasuk juga dibahas soal jersey home,  screenin pemain dan drawing,” rincinya.

Diharapkan  dari juara-juara yang ada dari Kabupaten Jayapura dan Keerom, akan bertemu di Kota Jayapura, Papua, dan mewakili Papua untuk mengikuti grand champion di tingkat nasional. (*)

Penulis: Natalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!