
Manokwari, TopbNews.com – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Manokwari menggelar panen raya padi di Kampung Desay SP 2, Kabupaten Manokwari, Selasa (11/8/2026). Panen ini bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Panen dilakukan bersama Kanwil Ditjen Imigrasi Papua Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Papua Barat, anggota DPR Kabupaten Manokwari, kepala kampung, dan para petani.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Papua Barat Asrul mengatakan, Imigrasi tidak hanya mengurus dokumen perjalanan.
“Sebagai pelayan masyarakat, Imigrasi juga jadi fasilitator pembangunan kesejahteraan dengan hadir langsung di tengah masyarakat,” kata Asrul.
Saat ini lahan yang dikelola ada di dua titik: SP 2 seluas 4 hektare dan SP 5 seluas 2 hektare. Pengelolaan produktif diharapkan memberi manfaat langsung dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala Kantor Imigrasi Manokwari, Setyo Budiwardoyo menyebut program desa binaan ini masih tahap percobaan.

Hasil panen akan dibagi dua. Sebagian dibagikan ke warga kurang mampu sebagai aksi sosial, sebagian lagi dijual lewat BUMDes.
“Sebagian kami bagikan kepada masyarakat yang kurang beruntung dan sebagian dijual melalui BUMDes untuk jadi modal para petani,” ujarnya.
Ia berharap program ini terus dikembangkan agar produktivitas pertanian dan perekonomian warga meningkat.

“Semangatnya sejalan dengan slogan Imigrasi untuk Masyarakat, menghadirkan program yang memberi manfaat nyata,” tegas Setyo.
Melalui panen raya ini, Imigrasi Manokwari ingin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, kampung, dan masyarakat demi ketahanan pangan dan kesejahteraan di Manokwari. (*/TOP-01)