Pansus MRP Papua Barat Verifikasi Faktual Silsilah Bacalon Dominggus Mandacan

Suasana saat Pansus MRP Papua Barat melakukan Verifikasi Faktual Silsilah Bacalon Dominggus Mandacan, Rabu 4/9/2024 (Foto : Tesan/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Panitia Khusus (Pansus) Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Rabu (4/9), melakukan Verifikasi Faktual terhadap Bakal Calon Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

Verfak ini bertujuan untuk memastikan keaslian Dominggus Mandacan adalah Orang Asli Papua (OAP) sebagai syarat calon Gubernur Papua Barat.

Verifikasi terhadap Dominggus Mandacan yang juga Kepala Besar Suku Arfak, turunan Lodewijk Mandacan itu dilakukan di Kediaman Dominggus yang berada di kawasan Mandopi, Distrik Manokwari Utara.

Dengan iring-iringan adat rombongan Pansus yang beranggotakan 7 orang beserta sekretariat MRPB, tiba di Mandopi diwarnai tarian adat masyarakat suku Arfak dan Doreri.

Ketua Pansus, Obet Nego Wonggor menyampaikan, Verifikasi Faktual merupakan suatu instrumen yang dilakukan untuk mengkonfirmasi sejumlah aspek, yakni membuktikan surat pengakuan OAP yang dikeluarkan oleh Ketua DAP Wilayah III Doberay, Keliopas Meidodga.

“Kami juga, melakukan verifikasi faktual yaitu menyangkut silsilah orang tua Dominggus Mandacan yaitu dari ayah dan ibunya. Dan sudah dijawab oleh pak Dominggus”, ungkapnya.

Vermin kata Obet juga dilakukan terhadap pemetaan kepemilikan wilayah adat yang tersebar di tiga Kabupaten se-Papua Barat yaitu Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Manokwari Selatan.

“Hasil verifikasi faktual selanjutnya akan kami cermati lagi dan diplenokan pada tanggal 9 September kemudian diserahkan ke KPU Provinsi Papua Barat”, terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, verifikasi faktual tidak hanya dilakukan terhadap calon Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, melainkan juga calon Wakil Gubernur Mohammad Lakotani di Kabupaten Kaimana.

“Tim pansus berjumlah 15 orang. Terdapat dua tim. Satu tim 7 orang di Manokwari dan satu tim lagi 8 orang bertugas di Kaimana karena wilayah adat Pak Lakotani ada di Kaimana”, ucap Obet sembari menambahkan, tim pansus melibatkan tiga orang akademisi dari antropologi Unipa Manokwari sehingga hasil verifikasi keaslian calon kepala daerah asli Papua sesuai harapan.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!