296 CPNS Teluk Bintuni Tuntas Latsar, Siap Jadi ASN Profesional

Bintuni, TopbNews.com – Sebanyak 296 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2021 Kabupaten Teluk Bintuni resmi menuntaskan Pelatihan Dasar (Latsar) di Gedung Sasana Karya, Kamis (16/7/2026).

Latsar yang digelar Pemkab Teluk Bintuni bersama BPSDM Provinsi Papua Barat ini menjadi tahap akhir pembentukan karakter sebelum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berorientasi pelayanan publik.

Kepala BKPP Teluk Bintuni, Sepnat N. Manikpouw, dalam laporan menyebut dari 303 peserta yang terdaftar, 296 orang mengikuti seluruh rangkaian hingga selesai.

“1 peserta meninggal dunia, 2 peserta tidak mengikuti pembelajaran klasikal karena sakit, dan 2 peserta tidak mengikuti Seminar Rancangan Aktualisasi dan Seminar Aktualisasi,” jelas Sepnat.

Ia menegaskan Latsar merupakan tahapan wajib untuk membentuk ASN yang berintegritas, berakhlak, dan memiliki komitmen pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sepnat berpesan agar peserta menjadikan nilai yang diperoleh selama Latsar sebagai pedoman dalam bekerja.

“Tunjukkan integritas, disiplin, loyalitas, profesionalisme, serta semangat melayani. Jadikan diri Anda motor perubahan di perangkat daerah masing-masing,” tegasnya.

Sekretaris BPSDM Papua Barat Dr. Edison Ompe, mengatakan Latsar bukan sekadar syarat administrasi menjadi PNS.

“Ini proses membentuk mentalitas baru sebagai pelayan masyarakat. Kurikulumnya dirancang melahirkan ASN yang lincah, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan birokrasi,” ujarnya.

Ia mengingatkan peserta mengimplementasikan nilai ASN BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif.

“Saya bangga banyak inovasi lahir dari peserta. Tapi aktualisasi sesungguhnya dimulai saat kembali bekerja. Jangan biarkan hasil aktualisasi jadi tumpukan dokumen, jadikan perubahan nyata bagi masyarakat,” pesannya.

Dengan selesainya Latsar, 296 CPNS Teluk Bintuni diharapkan menjadi agen perubahan yang memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.

Penulis: Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!