28 Sekolah Dasar di Kota Jayapura Ikut OSN

Suasana OSN Tingkat Sekolah Dasar Se-Kota Jayapura ( Foto ; Istimewa / TopnNews.com )

Kota Jayapura, TopbNews.com – Sebanyak 28 Sekolah Dasar (SD) se-Kota Jayapura mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang digelar Pemerintah kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, di SD Inpres Dua Kotaraja Distrik Abepura sejak tanggal 20 Maret 2024 hingga Kamis 21 Maret 2024. Kegiatan ini melalui program minat bakat dan kreativitas siswa tahun 2024.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Ellen Montolalu, usai pelaksanaan kegiatan mengatakan, kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kota Jayapura dilaksanakan selama 2 hari di SD Inpres Kotaraja.

“Hari pertama mata pelajaran IPA diikuti 83 siswa, dan hari kedua mata pelajaran Matematika diikuti 83 siswa yg berasal dari 28 sekolah,” kata Ellen.

Ellen menambahkan, pada pelaksanaan OSN untuk mata pelajaran IPA yang dilaksanakan pada Rabu, 20 Maret 2023 dari 83 peserta hanya 29 siswa yang berhasil mengupload jawaban.

Menurutnya, penyebabnya karena server dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) belum bisa mengupload jawaban. “Karena begitu banyaknya peserta, sehingga terjadi kasus ini dan tentu terjadi di seluruh Indonesia karena pesertanya se Indonesia. Sementara untuk pelaksanaan hari kedua mata pelajaran Matematika berjalan lancar, semua peserta dapat mengupload jawaban,” terangnya.

Dirinya berharap kepada Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) selaku penyelenggara OSN mata pelajaran IPA mengadakan ujian susulan, sehingga anak-anak (peserta) bisa terfasilitasi dan tidak kecewa.

Ditambahkan Ellen sejak tahun 2020 masa Covid 19 hingga tahun 2024 ini, OSN dilaksanakan secara daring. Mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan semua secara online.

“Tahun 2024 ini pendaftaran dibuka sejak bulan Februari dan ditutup tanggal 5 Maret 2024,” tandasnya.

Gelar ulang OSN Mata Pelajaran IPA

Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Dasar (SD) yang telah dilaksanakan secara daring menyisakan kekecewaan dari sejumlah orang tua siswa.

Pasalnya banyak siswa yang mengalami kendala pada saat mengupload jawaban, sehingga tidak dapat mengerjakan soal secara tuntas.

Salah satu wali murid SD Kristen Kalam Kudus Kotaraja, Rudy Ronsumbre mengatakan sangat kecewa karena kurangnya persiapan dari pihak penyelenggara.

“Yaa harusnya penyelenggara memastikan terkait jaringan dan hal hal teknis lainnya, sehingga para siswa yang sudah mengikuti OSN dengan penuh semangat tidak kecewa karena hasil jawaban yang tidak terupload gara gara server,” kata Rudy.

Rudy berharap OSN mapel IPA diulang karena sistem yang tidak mempuni. “Ini bukan kesalahan murni karena android yang digunakan siswa, jadi kalau bisa OSN mapel IPA diulang kasihan anak anak yang sudah prepare jauh jauh hari sebelumnya,” pungkasnya.

Penulis : NatYo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!