187 Siswa Binaan Yayasan Kasih Rumbai Koteka Ujian Kesetaraan Nasional Paket

Panitia saat mengecek peserta Ujian Kesetaraan Nasional Paket A, B dan C di Manokwari yang digelar Yayasan Kasih Rumbai Koteka Provinsi Papua Barat. (Foto : Marthina Marisan/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Sebanyak 187 siswa yang tergabung di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari berbagai latar belakang mengikuti Ujian Kesetaraan Nasional Paket A, Paket B dan Paket C yang diInisiasi Yayasan Kasih Rumbai Koteka Provinsi Papua Barat.

Ujian hari pertama berlangsung di Rumah Belajar PKBM Bapak Sam Inarkombu Sanggeng, Manokwari, Senin (5 Mei 2025).

187 siswa terdiri dari Paket A sebanyak 87 Siswa, Paket B sebanyak 50 Siswa dan Paket C sebanyak 50 Siswa.

Ketua Yayasan Rumbai Kasih Koteka, Ayub Msiren menyampaikan ujian kesetaraan diharapkan dapat membantu siswa putus sekolah untuk menggapai cita-cita.

Program ini, aku Ayub sangat bermanfaat membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia.

“Semoga dengan Ujian Kesetaraan ini anak-anak dapat menyelesaikan ujian dengan baik dan selanjutnya untuk paket C bisa melanjutkan ke jenjang kuliah dan juga dengan Ijazah Paket C bisa mencari Pekerjaan.
Selain itu untuk paket A bisa melanjutkan ke paket B dan Paket B dapat melanjutkan ke Paket C,” sebut Ayub kepada TopbNews.com.

Menurutnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua Barat tergolong rendah, sehingga semua komponen yang berhubungan dengan Pendidikan pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Daerah.

“Program Yayasan Kasih Rumbai Koteka
Menurut kami turut membantu program pemerintah dalam menaikan Indeks Pembangunan Manusia. Karena kita ketahui Bersama IPM di Papua Barat masih rendah. Semua komponen yang berhubungan dengan pendidikan kami turut bekerjasama dengan Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

Pantauan TopbNews.com di lapangan ujian terlaksana dengan baik dan tertib hingga selesai.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!