
Manokwari, TopbNews.com – Turnamen Futsal Bupati Cup Manokwari 2026 resmi dibuka di Lapangan Logam Sport, Kamis (16/10/2026). Ajang bergengsi ini diikuti 1.300 peserta dari empat kategori.
Pembukaan dihadiri Wakil Bupati Manokwari, Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua Umum A-AFI Ahmad Al-Maun, Ketua AFP Alosius Siep, kepala sekolah, dewan guru, dan ratusan penonton.
Ketua Panitia, Milander Kaunang menyampaikan ungkapan syukur. “Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kita dapat berkumpul di Lapangan Logam Sport untuk meresmikan Bupati Cup 2026. Sebanyak 1.300 peserta menunjukkan antusiasme luar biasa dan semangat kebersamaan masyarakat,” ujar Milander.

Ia berterima kasih kepada Pemkab Manokwari atas dukungan penuh sehingga kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Turnamen dibagi empat kategori meliputi tingkat SD sebanyak 24 tim se-Kabupaten Manokwari, tingkat SMP sebanyak 17 sekolah, tingkat SMA sebanyak 16 sekolah serta OPD sebanyak 15 tim.
“Partisipasi merata ini menunjukkan futsal menjadi wadah yang menyatukan seluruh lapisan, dari siswa usia dini hingga pegawai pemerintah. Sejalan dengan semangat persatuan,” katanya.
Milander mengapresiasi dukungan A-AFI Manokwari dan AFP Provinsi atas dukungan dan bimbingan sehingga turnamen berjalan tertib dan bermutu.
“Semoga kerja sama terus terjalin demi kemajuan futsal di Papua Barat dan melahirkan atlet berbakat yang mengharumkan Manokwari,” ujarnya.
Kepada peserta, Milander berpesan menjunjung tinggi sportivitas.

“Selamat bertanding, tunjukkan kemampuan terbaik. Hormati wasit, hargai lawan, sayangi rekan. Menang dengan rendah hati, kalah dengan lapang dada. Persaudaraan lebih berharga dari piala,” pesannya.
Sementara Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono menyampaikan turnamen Futsal Bupati Cup Manokwari 2026 bukan hanya perebutan juara, tetapi sarana pemersatu, penumbuh disiplin, dan penjaringan bibit atlet muda untuk dibina ke tingkat lebih tinggi.
Menurut dia, futsal dapat menjadi wadah menyalurkan bakat dan mengembangkan potensi pemuda di Kabupaten Manokwari.
“Futsal ini olahraga yang digemari semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain menjaga kebugaran tubuh, olahraga ini menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat,” ujarnya.
Mugiyono meminta para atlet dan tim peserta menjunjung sportivitas, menghormati keputusan wasit, dan bertanding secara bertanggung jawab.

“Kemenangan memang menjadi harapan setiap tim, tetapi menjaga semangat persaudaraan dan kejujuran jauh lebih berharga. Hindari hal-hal yang dapat mencederai semangat olahraga,” katanya.
Ia juga mengimbau suporter dan masyarakat memberikan dukungan secara positif, tertib, dan menjaga keamanan selama pertandingan.
Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan berdampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (CR-02/TOP)