Wujudkan Ketahanan Pangan di Bintuni, Wakil Bupati Tanam Padi di Lahan 100 Hektar

Bintuni, TopbNews.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara mencanangkan penanaman padi dilahan seluas 100 hektar di Kampung Waraitama Sp1, Distrik Menimeri, Teluk Bintuni, Selasa (3/6).

mostbet

Wakil Bupati Joko Lingara menyampaikan i..mpian besar untuk bidang pertanian agar dibuat masterplannya.

“Untuk merubah Kabupaten Teluk Bintuni dalam bidang pertanian tidak boleh takut-takut, daerah lain sudah maju kita masih di belakang, Kebiasaan Proposal diatas Proposal ini yang harus di rubah”, Kata Joko.

Joko berharap kepada para pemuda yang bergelut dibidang pertanian untuk lebih mengembangkan lagi pengetahuan tentang pertanian.

“Kita harus membina anak-anak muda kita di bidang Pertanian, kasih belajar pendidikan yang bagus, agar mereka bisa lebih dari kita, karena mereka generasi penerus kita, jangan biarkan mereka sodor proposal terus”, kata Wabup.

Menurutnya, tantangan untuk merubah sektor pertanian di Kabupaten Teluk Bintuni sangat berat tapi dirinya bersama Bupati Yohanis Manibuy optimis dapat mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Mungkin hari ini 100 hektar, mudah-mudahan tahun 2026 bisa mencapai 500 hektar”, ungkapnya.

Masih menurut Joko, Pemkab Teluk Bintuni akan mendirikan Koperasi bagi para petani.

“Sehingga hasil panenannya nanti bisa diwajibkan untuk setiap dinas mengambil beras dari hasil panen para petani kita,itu yang dinamakan salah satu kesejahteraan masyarakat”, pesan Joko.

Kepala Dinas Pertanian, Abraham Inanosa menyampaikan, pencanangan penanaman padi selain memperkuat ketahanan Pangan dan Gizi juga mendukung 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni.

“Pengembangan padi sawah seluas 100 hektar tersebar di empat Distrik, yakni Distrik Menimeri seluas 67 Hektar, Distrik Tuhiba 18 Hektar, Distrik Tembuni 10 Hektar dan Distrik Meyado 5 hektar”, kata Abraham.

Dia menyebut salah satu yang masih menjadi kendala utama yang dihadapi untuk meningkatkan produksi padi sawah adalah keterbatasan jaringan irigasi teknis.

“Saat ini jaringan irigasi yang tersedia hanya berasal dan Bendungan Tuarai untuk mengairi sekitar 123 hektar sawah di kampung Waraitama sp1 dan Banjar Ausoy Sp4. Namun kondisi jaringan irigasi seringkali mengalami kerusakan, sehingga menghambat petani dalam melakukan usaha tani, akibatnya banyak lahan yang tidak difungsikan lagi untuk menamam padi”, ujarnya . Abraham

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Papua Barat, Jacob Fonataba sangat mengapresiasi progam ketahanan pangan dari Bupati Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Teluk Joko Lingara.

“Data yang kami hmpun pada tahun sebelumnya di bidang pertanian di Kabupaten Teluk Bintuni terkait padi sawah sekitar 600 hektar lebih. Dan ternyata masih ada kendala di pengairan sehingga banyak lahan/ sawah tidur, ini akan menjadi catatan kami”, beber Jacob.

Terkait kendala yang telah disampaikan, pihaknya akan terus berkoordinasi dan melaporkan ke Kementrian serta pihak Balai Wilayah Sungai Papua Barat untuk kendala pengairan. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!