
Manokwari, TopbNews – Isu perubahan dan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, dalam beberapa waktu belakangan berhembus kencang. Sejumlah pejabat, diprediksi akan diganti oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.
Penjabat gubernur sendiri tidak menampik isu tersebut. Paulus Waterpauw bahkan menyatakan jika Pemerintah Papua Barat, membutuhkan pejabat muda yang memiliki kapasitas mumpuni dan daya ungkit yang kuat.
“Kita mau coba cari mereka yang jauh lebih muda atau memiliki potensi-potensi baik yang bisa kita manfaatkan untuk berdaya ungkit (punya daya ungkit) untuk mendorong dan memperbaiki kebijakan negara yang turun terus menerus,” ujar Waterpauw kepada awak media, Senin (6/3).
Penetapan para pejabat yang duduk itu pun telah dia lakukan bersama jajaran. Rotasi yang akan dilakukkan itu, berkaitan dengan tugas-tugas di pemerintahan. Eks Kapolda Sumatera Utara dan Papua itu menegaskkan, akan mengakomodir pejabat potensial di daerah menduduki jabatan penting di provinsi. “Fakfak sudah dapat 2, dari Kaimana sudah dapat 1, dari Teluk Wondama mungkin 1. Yang lain sedang dalam proses. Mansel mungkin lebih dari 2. Jadi kita akan rolling. Tergantung hasil evaluasi,” kata dia sembari menambahkan penetapan akan dilakukan bersamaan sehingga waktunya lebih efisien.
Meski belum bisa memastikan waktunya, namun Waterpauw menegaskan rotasi jabatan telah melalui mekanisme dan dilakukan evaluasi yang objektif. “Mereka yang batas waktu 5 tahun ke bawah dan 5 tahun ke atas. Ada beberapa pejabat kita yang sudah lama. Ada yang terkesan sudah monoton dan tidak punya daya ungkit yang lebih baik,” ungkapnya. (*)
Penulis : Tesan