
Manokwari, TopbNews – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat diminta untuk menyelaraskan kegiatan-kegiatan yang dibuat baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten.
“Perencanaan program pemerintah daerah jangan yang awang-awang namun tidak bisa menyentuh masyarakat di bawah. Ketika semua program yang direncanakan bisa berjalan dengan baik maka dipastikan bisa mencapai kesepakatan perencanaan OPD dengan benar,” ujar Penjabat Gubernur Paulus Waterpauw saat membuka Forum Organisasi Daerah (OPD) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Provinsi Papua Barat tahun 2024 di Manokwari, Senin (17/4).
Menurutnya, kebijakan yang dibuat Gubernur, harus diterjemahkan dengan baik oleh masing-masing OPD, sehingga tercapai dokumen perencanaan yang berkualitas.
Waterpauw berpesan kepada Pj Sekda Dance Sangkek untuk melaporkan semua hasil forum OPD kepadanya, untuk diketahui perencanaan dari masing-masing OPD dan disinkronkan dengan Kabupaten.
Waterpauw mengungkapkan, forum OPD merupakan tahapan perencanaan dalam proses RKPD tahun 2024, sehingga momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara baik dan bertanggung jawab.
“2024 kita punya agenda besar yakni pemilu mulai Presiden hingga Kepala Daerah. 40 persen anggaran untuk KPU dan Bawaslu Papua Barat harus kita serahkan maka sisanya 60 persen anggaran tahun 2024 harus nyata ke masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Plt Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua Barat, Melkias Werinussa mengatakan, forum OPD bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan prioritas pembangunan sesuai arah pembangunan nasional serta usulan program hasil kegiatan Musrenbang Kabupaten.
Forum ini nantinya, menyepakati sejumlah program, rencana kerja dan pendanaan serta membangun komitmen bersama diantara OPD dalam percepatan pembangunan yang berkualitas.
“Pembangunan daerah harus bermanfaat bagi masyarakat namun harus memangkas program yang tidak bermanfaat bagi rakyat,” ujarnya.
Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) RKPD tahun 2024 digelar tanggal 17-18 April dan diikuti seluruh Pimpinan OPD Se-Provinsi Papua Barat dan 7 Kabupaten di wilayah Papua Barat. Namun hari pertama kegiatan, hanya dihadiri Kabupaten Fak-Fak dan Teluk Wondama.
Penulis : Tesan