
Bintuni, TopbNews.com – Pelaksanaan Pawai Ta’aruf dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Teluk Bintuni berlangsung meriah, Sabtu (04/04/2026) pagi.
Ratusan peserta dari berbagai kafilah memadati titik start di Masjid Agung Akbar Al Muttaqin Kampung Lama, sebelum berjalan menuju Lapangan Gedung Serba Guna (GSG) Bintuni sebagai titik akhir.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIT ini menjadi pembuka rangkaian MTQ XI, sekaligus ajang syiar Islam dan kebersamaan antar masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni.
Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, yang juga menjabat sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Teluk Bintuni, secara resmi melepas rombongan pawai ta’aruf.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh berkah.

“Pertama-tama kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih diberikan umur panjang dan kesehatan, sehingga kita dapat melaksanakan pawai ta’aruf ini dengan baik”, ujar Joko Lingara.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Teluk Bintuni yang tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut karena tengah menjalankan tugas penting yang tidak dapat diwakilkan.
“Atas nama Bupati, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni, khususnya umat Islam. Beliau tidak dapat bersama kita pagi ini karena menjalankan tugas penting”, jelasnya.
Lebih lanjut, Joko Lingara menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ sebagai bagian dari pembangunan mental spiritual masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan selaku Ketua LPTQ, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Sabtu, 4 April 2026, saya secara resmi melepas pawai ta’aruf MTQ ke-XI. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan terkendali”, tegasnya.
Pelepasan pawai ditandai dengan hitung mundur bersama, yang disambut antusias oleh seluruh peserta dan masyarakat yang hadir.

Suasana semakin semarak dengan iringan yel-yel, atribut kafilah, serta nuansa religi yang kental sepanjang rute pawai.
Pawai ta’aruf ini tidak hanya menjadi seremoni pembukaan, tetapi juga simbol persatuan umat serta komitmen bersama dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, pelaksanaan MTQ ke-XI diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam tilawah, tetapi juga berakhlak mulia serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. (*)
Penulis : Marthina Marisan