Wabup Joko Lingara Buka Forum Perangkat Daerah 2027, Ajak OPD Kuat Hadapi Kritik dan Fokus Bangun Bintuni

Bintuni, TopbNews.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara secara resmi membuka Rapat Pembukaan Forum Perangkat Daerah Tahun 2027, guna menyusun, menyelaraskan, dan memastikan sinkronisasi program pembangunan daerah, yang digelar di Aula Sasana Karya, Rabu (1/4/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Joko Lingara terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Teluk Bintuni, khususnya momen Hari Raya Idulfitri yang tidak dapat dirayakan bersama di daerah.

“Saya bersama Pak Bupati memohon maaf lahir dan batin. Jika selama ini ada perkataan atau sikap yang kurang berkenan, kami mohon dimaafkan sebesar-besarnya”, ujar Joko Lingara.

Di kesempatan itu, Wabup menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tetap kuat dan sabar dalam menghadapi berbagai kritik, hujatan, maupun opini negatif yang berkembang di masyarakat, khususnya di media sosial.

Menurutnya, kritik merupakan bagian dari dinamika kehidupan, namun harus disikapi dengan bijak dan tidak emosional.

“Kalau orang senang, dia diam. Tapi kalau tidak senang, tangannya pasti ‘bermain’. Itu hal biasa. Kita harus kuat, sabar, dan tetap fokus bekerja”, tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Sebagai umat beriman, kita harus banyak membaca kitab suci, baik Alkitab maupun Al-Qur’an, agar kita tahu mana jalan yang benar dan mana yang tidak”, tambahnya.

Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk jika terjadi kesalahpahaman di internal pemerintahan maupun dengan masyarakat.

“Kalau ada persoalan, jangan saling menyalahkan. Panggil, duduk bersama, bicara baik-baik, cari solusi”, ujarnya.

Dalam forum tersebut, Joko Lingara juga memaparkan arah pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni yang masih menghadapi sejumlah tantangan serius, mulai dari kemiskinan, stunting, pengangguran, hingga keterisolasian wilayah dan rendahnya daya beli masyarakat.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menetapkan visi pembangunan Serasi 2025–2030, yakni mewujudkan masyarakat yang sehat, energik, religius, andal, menuju Teluk Bintuni yang smart dan inovatif.

Visi tersebut dijabarkan melalui enam misi utama, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan, tata kelola pemerintahan yang baik, penguatan nilai keagamaan dan adat, pemanfaatan teknologi, pembangunan infrastruktur, serta pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Wabup juga menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah harus selaras dengan program nasional, termasuk dalam penguatan sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta pemerataan pembangunan.

“Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program agar lebih terarah, terpadu, dan tepat sasaran”, katanya.

Ia mengajak seluruh pimpinan OPD untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang kerja strategis guna menghasilkan perencanaan yang berkualitas, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Wabup berharap seluruh perangkat daerah serius menyusun program kerja tahun 2027, dengan mengacu pada hasil Musrenbang dari tingkat kampung hingga distrik.

“Tidak semua usulan bisa terakomodir, tetapi minimal ada satu dua program prioritas yang bisa kita wujudkan di tahun 2027″, pungkasnya.

Mengakhiri sambutan, ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Teluk Bintuni yang belum dapat hadir karena tugas penting di luar daerah.

“Dengan memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, Forum Perangkat Daerah Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2026 secara resmi saya buka”, ujarnya. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!