
Manokwari, TopbNews.com – Mohamad Lakotani, Calon Wakil Gubernur Papua Barat untuk periode 2024-2029, mengklarifikasi permasalahan mengenai keasliannya sebagai Orang Asli Papua (OAP) dalam wawancara dengan media. Isu ini muncul setelah adanya surat keberatan dari Dewan Adat Kaimana, Suku Mairasi, yang dipertanyakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat.
Lakotani menjelaskan bahwa pertemuan tersebut diinisiasi oleh Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya, untuk menindaklanjuti surat keberatan yang diterima dari Dewan Adat. Dalam diskusi tersebut, Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat memberikan penjelasan mengenai mekanisme verifikasi yang telah dilakukan terhadap status keaslian Lakotani sebagai Orang Asli Papua.
“MRP telah menjelaskan mekanisme dan tahapan verifikasi, serta telah mengambil keputusan resmi melalui proses faktual di lapangan dan berdasarkan literatur yang mendukung. Keputusan tersebut memiliki dampak yang luas, dan tidak bisa diubah dalam pertemuan ini,” ungkap Lakotani.
Sementara itu, Anggota MRP Papua Barat, Yotam Dedaida, juga menegaskan bahwa keputusan yang diambil MRP sudah melalui proses verifikasi lengkap.

“Kami sudah melakukan pencarian fakta di lapangan, menggunakan empat aspek penilaian, dan Mohamad Lakotani memenuhi semua syarat tersebut,” jelas Yotam Dedaida.
Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya, menjelaskan bahwa KPU menerima surat dari Dewan Adat Domberai di Kaimana terkait Keputusan MRP Nomor 4 Tahun 2004. Namun, KPU menegaskan bahwa keputusan MRP tentang keaslian Mohamad Lakotani sebagai Orang Asli Papua bersifat final dan tidak dapat diubah. KPU juga memastikan bahwa tahapan Pilkada tidak akan terganggu oleh persoalan ini.

“Tahapan Pilkada akan tetap berjalan sesuai prosedur yang ada. Kami tetap menghormati keputusan MRP dan akan memberikan informasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait,” ujar Paskalis.
Dengan demikian, KPU Papua Barat menegaskan bahwa status keaslian Mohamad Lakotani sebagai Orang Asli Papua telah dikukuhkan melalui proses yang sah, dan Pilkada 2024 akan berjalan sesuai rencana tanpa gangguan. (*/KY)