
Merauke, TopbNews- Tim SAR gabungan Minggu (22/1) sore sekitar pukul 17.30 WIT menghentikan pencarian ABK KM Merpati yang jatuh dan hilang di Sungai Kumbe. Penerangan yang minim menjadi alasan tim untuk menghentikan pencarian. Proses pencarian akan dilanjutkan Senin (23/1) besok.
Sejak pagi, tim gabungan dari Basarnas Merauke, Pos Polairud Kumbe, Posmat Lantamal XI Merauke, Merauke rescue Squad (MRS), para ABK KM Merpati dibantu warga menyusuri areal sungai. Tim bahkan memperluas area pencarian hingga lebih dari 0,63 kilometer persegi.
Diberitakan sebelumnya, seorang ABK KM. Merpati GT. 60 bernama Rudi (25) dilaporkan jatuh dan hilang di Sungai Kumbe pada Sabtu (21/1) sore. Sebelum jatuh, korban diketahui akan mandi dan tiba-tiba saja terjatuh dan terseret arus sungai yang deras.

Sejumlah rekan korban sebenarnya berupaya menolong korban. Namun derasnya arus, membuat korban yang tinggal di Bogor, Jawa Barat tersebut hilang terseret arus. kapten kapal kemudian melapor ke Pos Pol Airud Kumbe pada pukul 21.40. Laporan kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke yang langsung mengirimkan enam personel.
KM Merpati sendiri dilaporkan baru tiba dari Maluku. Kapal bersama ABK pada 17 Januari 2023 lalu sebenarnya sempat berhenti berlayar karena cuaca buruk dan memutuskan berlabuh di sekitar Sungai Kumbe. (*)
Penulis: Jhon Rogi