Tiba di Manokwari, Gubernur Sherly Tjoanda dan Kontingen Pesparawi Malut Disambut Hangat dengan Tradisi Injak Piring

Manokwari, TopbNews.com – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, tiba di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Jumat (19/6/2026), untuk mendampingi Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Provinsi Maluku Utara yang akan mengikuti ajang tingkat nasional di Manokwari.

Sherly tiba menggunakan maskapai Super Air Jet bersama rombongan kedua kontingen Maluku Utara. Sebelumnya, rombongan pertama yang berjumlah 143 orang telah lebih dahulu tiba di Manokwari.

Secara keseluruhan, kontingen Pesparawi Maluku Utara yang diberangkatkan ke Manokwari berjumlah 261 peserta.

Jika ditambah offisial, pelatih, dan pendamping, total rombongan mencapai 280 orang.

Setibanya di Bandara Rendani, Sherly dan rombongan disambut panitia penyelenggara Pesparawi Nasional XIV, Pemerintah Provinsi Papua Barat, serta masyarakat setempat.

Pemerintah Provinsi Papua Barat diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Papua Barat, Otto Parorongan.

Dalam prosesi penyambutan, Sherly menerima pengalungan noken dan manik-manik khas Papua serta pemasangan mahkota adat berbahan bulu kasuari.

Ia juga mengikuti tradisi adat Injak Piring yang menjadi bagian dari rangkaian penyambutan tamu di Papua.

Selain itu, rombongan kontingen Maluku Utara disambut dengan pertunjukan tarian adat di area bandara sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi penginapan.

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari dijadwalkan dibuka pada 20 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi ajang kompetisi paduan suara gerejawi tingkat nasional.

Kontingen Maluku Utara dijadwalkan mengikuti sejumlah kategori lomba yang dipertandingkan. Kehadiran Gubernur Sherly bersama rombongan diharapkan dapat memberikan dukungan bagi para peserta yang akan mewakili Maluku Utara pada ajang tersebut. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!