Teluk Bintuni Sambut Hangat Kontingen Kaimana dan Fakfak, Pesparani Jadi Panggung Persaudaraan dan Iman

Bintuni, TopbNews.com – Suasana sukacita menyambut kedatangan kontingen Kabupaten Kaimana dan Fakfak di Teluk Bintuni, Sabtu (4/7/2026). Keduanya hadir mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani Pesparani Tingkat Provinsi Papua Barat.

Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara ucapkan selamat datang atas nama Pemkab dan masyarakat Teluk Bintuni.
“Kami bangga menyambut saudara dari Kaimana dan Fakfak di Tanah Sisar Matiti. Semoga nyaman dan merasakan kehangatan persaudaraan yang jadi kekuatan kita bersama,” ujarnya.

Menurut Joko, Pesparani bukan sekadar mengejar juara. Ajang ini jadi wadah mempererat persaudaraan umat beriman dan memuliakan Tuhan lewat puji-pujian.

“Tujuan kita ke sini bukan hanya berlomba, tapi bersukacita bersama, mempererat persaudaraan, dan memuliakan nama Tuhan. Juara itu proses, tapi kebersamaan dan iman yang utama,” tegasnya.

Ia harap seluruh rangkaian Pesparani berjalan aman, lancar, dan penuh sukacita. Sekaligus jadi bukti bahwa Papua Barat menjunjung tinggi kerukunan, persatuan, dan toleransi antarumat beragama.

Turut mendampingi kontingen Kaimana, Staf Ahli Pemerintahan Blasius Kilmas, Sekretaris BPKAD Theodorus Kirwa, dan Ketua LP3KD RM. Stanislaus Jenambur. Dari Fakfak hadir Wakil Kontingen Silvester Sia.

Kaimana kirim 248 peserta, sementara Fakfak mengikutsertakan 130 peserta.

Blasius Kilmas bersyukur kontingen Kaimana tiba dengan selamat setelah perjalanan laut beberapa hari.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tapi memuliakan Tuhan lewat nyanyian dan membangun persaudaraan dengan umat di Papua Barat,” katanya.

Senada, Silvester Sia dari Fakfak apresiasi sambutan Pemkab Teluk Bintuni. Ia bilang Pesparani jadi ruang memperkuat persaudaraan lintas daerah.

“Melalui Pesparani kita jaga nilai toleransi yang jadi identitas Papua Barat. Nilai ini harus terus kita wariskan,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan, kehadiran Kaimana dan Fakfak menambah semarak Pesparani IV di Teluk Bintuni, sekaligus mengokohkan komitmen bersama memuliakan Tuhan dalam bingkai persatuan. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!