
Bintuni, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni mulai mematangkan langkah penataan kawasan jalan protokol dan bahu jalan guna mewujudkan ibu kota kabupaten yang lebih tertib, nyaman, aman, dan representatif.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah yang digelar di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis 25 Juni 2026. Rapat membahas pemanfaatan bahu jalan, keberadaan lapak Pedagang Kaki Lima, serta bangunan di sepanjang jalur utama kota.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Jandry Salakory, mengatakan penataan kota harus dilakukan terencana dan kolaboratif agar wajah Teluk Bintuni semakin baik ke depan.
“Kita ingin Kabupaten Teluk Bintuni menjadi kota yang lebih tertib, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun tamu yang datang. Karena itu diperlukan kesamaan persepsi serta kerja sama seluruh pihak untuk menata kawasan jalan protokol sesuai aturan yang berlaku,” ujar Jandry.

Ia menjelaskan penataan mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Perda tentang tata kelola ruang publik dan ketertiban umum. Tujuan utamanya bukan sekadar penertiban, tetapi memastikan fungsi jalan dan ruang publik optimal demi keselamatan, kenyamanan, serta mendukung perkembangan kota yang tertata.
Dalam rapat tersebut sejumlah OPD teknis dilibatkan sesuai tugas dan kewenangan. Kolaborasi mencakup perhubungan, penataan ruang, perizinan, kebersihan lingkungan, hingga pembinaan sektor usaha masyarakat.
Mewakili Bupati Teluk Bintuni, Staf Ahli Bupati Bidang Pengawasan Victor E. Ririhena, menegaskan penataan harus bijaksana dengan memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya pedagang kecil.
“Kita harus melihat persoalan ini secara menyeluruh. Selain menjaga keselamatan dan ketertiban, kita juga harus memikirkan tempat yang sesuai bagi saudara-saudara kita yang mencari nafkah. Karena itu diperlukan kerja sama semua pihak untuk mencari solusi terbaik,” katanya.
Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah fasilitas dan kawasan yang dapat dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi. Ke depan, lokasi-lokasi tersebut akan terus dibenahi agar lebih menarik dan mendukung kegiatan usaha pedagang.
Melalui forum ini, Pemkab Teluk Bintuni berharap lahir rekomendasi komprehensif sebagai dasar penyusunan langkah penataan kawasan perkotaan secara bertahap dan terukur. Tujuannya agar wajah Kota Bintuni semakin tertib, aman, dan nyaman sebagai pusat pelayanan masyarakat. (*)
Penulis : Marthina Marisan