
Balik Papan, TopbNews.com – Tinggi dan berkulit gelap serta memiliki suara yang lantang. Inilah sosok, Andre R.O. Kabagaimu putra asal Wamena, Papua Pegunungan yang berhasil melaksanakan tugasnya sebagai Komandan Kelompok (DanPok)17 Paskibraka di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Setelah menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya bagi negara dengan mengawal dan mengibarkan sang saka merah putih di langit borneo, kini Andre telah siap kembali ke daerah asalnya.
Putra dari pasangan bapak Yohanes Lusius G.B. Kabagaimu dan Ibu Junita Roseline N ini, tercatat sebagai salah satu sisa dari SMA Negeri 1 Wamena.
“Asal sekolah saya dari SMA Negeri 1 Wamena, Papua Pegunungan“, ucap Andre di ruang tunggu Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sepinggan, Balik Papan, Kalimantan Timur, Minggu (18/8).
Kepada TopbNews.com, Andre bercerita secara singkat proses yang telah dilaluinya hingga bisa menjadi salah satu dari Paskibraka pada HUT Kemerdekaan RI ke-79 di IKN.
Andre mengikuti tes fisik, peraturan baris berbaris (PBB), hingga wawasan kebangsaan. Setelah mengikuti berbagai tes, Ia pun akhirnya lolos seleksi di tingkat Provinsi hingga Nasional.
“Proses seleksi untuk kabupaten itu tiga hari, di tingkat provinsi empat hari dan seleksi di pusat itu sekitar satu bulan lebih. Semua proses itu, Puji Tuhan saya ikuti dengan baik dan lancar, sehingga bisa tampil pada Upacara 17 Agustus kemarin. Saya sangat senang dan bangga dengan diri sendiri”, tutur Andre.
Andre merendah, dengan ayah yang bekerja sebagai seorang satpam dan ibu tenaga honorer swasta, Ia tidak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan itu.
“Saya bersyukur kepada Tuhan, karena saya salah satu yang terpilih. Semua ini karena campur tangan Tuhan. Terimakasih untuk pemerintah daerah baik kabupaten dan provinsi yang sudah memberi kepercayaan ini kepada saya. Prestasi ini saya persembahkan kepada daerah saya wamena, papua pegunungan namun terlebih bagi kedua orangtua saya. Semoga bisa membuat bapa dan mama bangga”, ucapnya lirih.
Sebagai anak muda, Andre berpesan kepada generasi muda khususnya pemuda-pemudi di Tanah Papua untuk terus semangat dalam berprestasi dan berkarya. (*)
Penulis : Marthina Marisan