Sekjen IBCA MMA: Potensi Atlet Papua Lengkap, Tinggal Perkuat Teknik

Manokwari, TopbNews.com – Sekretaris Jenderal Indonesia Bela Diri Campuran Amatir (IBCA MMA) Maraden Lumbantoruan menilai Papua memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di cabang olahraga bela diri campuran.

Menurut Maraden, atlet Papua memiliki keunggulan dari sisi fisik dan karakter yang dibutuhkan dalam olahraga bela diri.

Ia menyebut karakter petarung telah menjadi salah satu modal yang dimiliki para atlet Papua.
Namun, potensi tersebut harus dibarengi dengan pembinaan teknik secara profesional.

“Secara bentuk fisik, secara punya habit, kebiasaan itu memang sudah terlahir jadi petarung”, kata Maraden saat menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi IBCA MMA Papua Barat di Yen Beba, Senin (24/8/2026).

Ia mengatakan pengalaman membawa atlet pIndonesia bertanding di luar negeri membuat dirinya melihat pentingnya kesiapan fisik, napas, postur, dan teknik.

Menurutnya, atlet Papua memiliki modal fisik yang sangat baik. Karena itu, pembinaan teknis menjadi pekerjaan penting yang harus segera dilakukan.

“Saudara-saudara kami yang ada di Papua itu lengkap. Tinggal kurangnya adalah teknisnya”, ujarnya.

IBCA MMA, kata dia, siap membantu dengan mengirimkan pelatih dan tim ahli ke Papua Barat untuk memberikan pembinaan.

Maraden juga melihat atlet Papua Barat memiliki potensi yang cukup menonjol pada nomor stand-up striking.

Dalam kompetisi IBCA MMA, terdapat kategori stand-up striking dan MMA. Pada stand-up striking, pertandingan berfokus pada teknik pukulan, tendangan, bantingan, serta teknik kuncian tertentu dalam posisi berdiri.

Sementara MMA memberikan ruang pertandingan yang lebih lengkap hingga pertarungan di bawah.

Ia menyarankan agar atlet Papua Barat dapat memanfaatkan keunggulan pada stand-up striking sembari meningkatkan kemampuan MMA.

“Kalau untuk MMA-nya mungkin kita harus belajar dulu. Sambil kita belajar ke MMA-nya, kita mainkan stand-up-nya”, katanya.

Maraden berharap pembinaan yang dilakukan secara terarah dapat mempercepat peningkatan kualitas atlet Papua Barat.

Ia bahkan membuka peluang bagi atlet terbaik Papua Barat untuk mengikuti kejuaraan internasional, termasuk Kejuaraan Dunia di Georgia pada November.

Dengan dukungan organisasi, pelatih, pemerintah daerah, dan masyarakat, ia optimistis potensi atlet Papua Barat dapat berkembang hingga mampu bersaing di level internasional. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!