
Manokwari, TopbNews.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou pertama kali menyampaikan pandangan umum dan program-program Pembangunan usai resmi menjabat sebagai kepala daerah di hadapan DPRK Manokwari, Rabu (5/3). Sebanyak 11 misi pembangunan dan 7 program transformasi yang akan dilaksanakan dalam periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Mugiyono. Misi pembangunan dan program tersebut, diupayakan mulai terlaksana di 100 hari menjabat.
Dari sejumlah misi dan program tersebut mulai dari pembangunan aspek sumberdaya manusia, infrastruktur, ekonomi serta pembangunan dengan konsep “Igya Ser Hanjob”. Misi lainnya adalah pembangunan demokrasi juga menciptakan Manokwari yang damai serta tertib hukum. Tak kalah penting, misi lainnya adalah menyelesaikan masalah sosial seperti kemiskinan, stunting dan kesenjangan sosial.
“Membangun manokwari dalam bingkai otonomi khususpapua berdasarkan prinsip perlindungan, penghormatan,pemberdayaan dan pengakuan atas hak-hak dasar orang asli papua dan hak asasi manusia. Misi lainnya adalah membangun Manokwari yang nasionalis, berwawasan kebangsaan dan berintegritas dalam bingkai negara kesatuan republik indonesia. Yang terakhir, membangun sistem birokrasi pemerintah daerahkabupaten manokwari yang bersih, berwibawa, kuat, profesional, kolaboratif, partisipatif dan melayani,” beber Hermus dalam pidatonya di hadapan pimpinan dan anggota DPRK Manokwari.
Hermus juga merinci tujuh program strategis transformasi dan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari. Dari tujuh program tersebut, salah satunya adalah reformasi sistem pengawasan dan pengendalian pembangunan dan keuangan daerah reformasi ini berfokus pada peningkatan sistem pengawasan untuk mencegah penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah. “Reformasi sumber daya manusia ASN bertujuan untuk membentuk SDM ASN yang profesional, kompeten, dan berintegritas tinggi. Juga reformasi sistem tata kelola penerimaan dan belanja keuangan daerah reformasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Hermus yang baru dilantik untuk periode kedua, 20 Februari 2025 lalu.
Selain uraian program dan misi di atas, menurut Hermus, program utama yang akan dilaksanakan Hermus yakni tata Kelola pemerintahan. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik dimulai dari bupati, sekretaris daerah hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Sebagai bupati dan wakil bupati periode 2025-2030 bahwa ini adalah Amanah. Sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang besar yang akan kamu bertanggung jawabkan kepada masyarakat Manokwari serta bangsa dan negara dan kelak akan kami pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa” katanya.
Di kesempatan ini, Hermus juga mengajak seluruh elemen Masyarakat, Forkopimda dan semua tokoh adat dan agama serta Oraganisasi mengambil bagian dalam mendukung program kerja 5 tahun ke depan. Dia menyadari sejumlah program yang telah diuraikannya tidak akan selesai dalam 100 hari ke depan. “Kami sadar bahwa kemampuan kami sangat terbatas. Sementara banyak hal yang harus dikerjakan secara bersama-sama untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari dari semua elemen baik berupa para tokoh agama tokoh masyarakat tokoh pemuda tokoh Perempuan, pengurus organisasi segenap sivitas akademi serta kaum profesional untuk bersatu kepemimpinan kami dalam mewujudkan visi Kabupaten Manokwari,” pungkasnya. (*)
Martina Marisan