
Manokwari, Topbnews.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat, Ny. Roma Megawanti Waterpauw mengungkapkan, salah satu faktor yang memicu naiknya angka stunting di Papua Barat adalah Pernikahan Dini.
Menurutnya, hal ini diakibatkan kurangnya kesiapan mental dan spiritual pada kaum remaja.
“Kita harus mengetahui akar masalah dari stunting ini karena kesiapan mental, spiritual dan ekonomi yang mendorong adanya peningkatan stunting. Ini data yang diperoleh TP-PKK di lapangan, dimana banyak kami temui remaja kita menikah dibawah usia 17 tahun,” terang Roma Waterpauw pada Pencanangan Kebijakan Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Manokwari Tahun 2023, Jumat (2/6).
Disampaikan Roma Waterpauw, penanganan isu stunting menjadi program unggulan dan prioritas yang harus dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK di semua jenjang termasuk TP-PKK Provinsi Papua Barat beserta tujuh jenjang Kabupaten.

Oleh karena itu kata Roma, pentingnya penyadaran tentang resiko dan bahaya pernikahan dini bagi kaum remaja. Sosialisasi harus gencar dilakukan guna membangun pemahaman kaum remaja tentang usia pernikahan yang pas, serta beberapa upaya lain untuk mengurangi resiko pernikahan dini.
“Mari kita bersama menyiapkan generasi emas untuk kabupaten Manokwari khususnya dan Provinsi Papua Barat pada umumnya, sehingga kita dapat memaknai bersama visi PKK yaitu terwujudnya keluarga sehat, cerdas, berdaya, berhikmat dan bertakwa menuju Indonesia Maju di Tahun 2024” tutupnya. (*)
Penulis : Marthina Marisan