Data Stunting Belum Sinkron, Pemkab Manokwari Rencanakan Validasi Data Menuju Pada Satu Data

Bupati Manokwari, Hermus Indou dalam Pencanangan Kebijakan Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Manokwari Tahun 2023 (Foto : Marthina/Topbnews.com)

Manokwari, Topbnews.com – Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, dalam upaya penanganan penurunan stunting di Kabupaten Manokwari, Pemkab Manokwari dari aspek kebijakan perencanaan akan melakukan validasi data. Hal ini penting, mengingat terjadi kesenjangan data yang berimbas pada pembentukan opini publik yang negatif terhadap pemerintah daerah.

mostbet

“Ada tim merilis data yang berbeda dengan data sesungguhnya di lapangan dan data kita, sehingga data ini membangun persepsi publik yang negatif terhadap upaya Pemda dan juga angka stunting seluruhnya. Kita berharap kita menuju pada satu data. Data yang dirilis harus satu saja, jangan masing-masing merilis data lalu mempengaruhi opini publik. Jadi data kita harus real di lapangan by name by addres, siapa yang mengalami stunting,” ujar Bupati Hermus dihadapan Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw dalam Pencanangan Kebijakan Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Manokwari Tahun 2023, Jumat (2/6).

Pemkab Manokwari kata Bupati Hermus juga telah menyiapkan regulasi, Peraturan Bupati (Perbup) untuk menindaklanjuti arahan Gubernur dalam menuntaskan angka stunting.

“Dalam Perbup, dimana mengorganisir semua pihak untuk bekerjasama dan mengadopsi konsep untuk menerapkan orang tua asuh didalam penanganan stunting di Kabupaten Manokwari,” jelas Bupati Hermus.

Pose Tolak Stunting Pj Gubernur PB, Paulus Waterpauw dan istri, bersama Bupati Manokwari, Hermus Indou dan istri beserta Sekda dan Pimpinan OPD (Foto : Marthina/Topbnews.com)

Sementara dari aspek kelembagaan, Pemkab kata Hermus telah membentuk tim koordinasi penurunan stunting yang melibatkan semua OPD terkait termasuk TP-PKK sebagai leading sektor yang berperan aktif dalam beberapa waktu ini untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Manokwari.

“Dari sisi kebijakan anggaran ditengah keterbatasan, Pemda Manokwari tetap fokus untuk alokasikan penganggaran tidak hanya pada TP-PKK tapi juga kepada OPD terkait yang memiliki hubungan langsung dan fungsi dalam rangka penanganan stunting di Manokwari,” terangnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Hermus mengatakan kehadiran Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw diyakini membawa spirit ganda. Diharapkan, Kebijakan Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Manokwari Tahun 2023 bisa dilakukan secara berkualitas dengan harapan tiga bulan kedepan angka penurunan stunting di Manokwari tuntas.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!