Road Show Hari Ibu Nasional, Menteri PPPA Ingatkan Pengakuan Perempuan Dalam Lini Kehidupan

Menteri PPPA RI Ny. Bintang Darmawanti didamping Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere, Plt. Sekda Papua Barat Jacob Fonataba dan perwakilan Perempuan Cendekiawan Papua memberikan bantuan tongkat tuna netra dan kacamata minus dan plus. (Foto : Hengky/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Rombongan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Sabtu (18/11) menyambangi Ibu Kota Provinsi Papua Barat. Rombongan ibu menteri menggelar kegiatan road show di Kampus UNIPA Manokwari dalam rangkain Peringatan Hari Ibu Nasional ke-95 tahun 2023.

Dihadapan ratusan peserta elemen organisasi perempuan Papua Barat, Menteri PPPA, Ny. Bintang Darmawanti menyebut kegiatan ini adalah rangkaian road show nasional, dimana pada tanggal 14 November 2023 kemarin telah dirangkai kegiatan awal kick off menghadirkan 7.500 perempuan di Indonesia dari berbagai profesi.

“Jadi ini rangkaian road show perwakilan perempuan dari Indonesia Timur, Indonesia Tengah dan Indonesia Barat. Khusus kegiatan awal dimulai dengan menggelar kegiatan nasional di Provinsi Papua Barat,” ungkap Ny. Bintang.

Mother’s Day, aku Ny. Bintang merupakan momentum kebangkitan dan pergerakan perempuan di seluruh daerah. Esensi kegiatan disebut Ny. Bintang adalah mengapresiasi seluruh perempuan Indonesia atas peran, dedikasi dan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Sejatinya, hari Ibu untuk membangkitkan semua pemangku kepentingan dan masyarakat luas agar memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

“Dibutuhkan pengakuan hadirnya perempuan dalam lini kehidupan bangsa dan negara,” sebut Ny. Bintang sembari menjelaskan tema tahun 2023 adalah Perempuan Berdaya, Indonesia Maju.

Penjabat Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere dalam sambutan memberikan apresiasi kehadiran rombongan Menteri di Ibukota Papua Barat. Gubernur menyebut, selain isu stunting diharapkan perempuan Indonesia juga dapat fokus pada gerakan pembudidayaan dan pemanfaatan komoditas pangan lokal menjadi solusi efektif mewujudkan ketahanan pangan serta menjaga kestabilan inflasi pangan.

Menteri PPPA RI bersama unsur Forkopimda Provinsi Papua Barat dan Peserta Road Show Hari Ibu Nasional ke-95 yang digelar di Aula Kampus Unipa Manokwari. (Foto : Hengky/TopbNews.com)

“Peningkatan konsumsi pangan lokal akan memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat. Utamanya balita yang mengalami masalah gagal tumbuh akibat kurang gizi atau stunting,” sebut Ali Baham.

Makanan lokal sebut Ali Baham memiliki gizi yang tinggi dan mampu menjawab kebutuhan pakan keluarga.

“Mari kita galakan dan menerapkan konsumsi pangan lokal. Gerakan konsumsi pangan lokal tidak hanya diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat, melainkan juga akan diterapkan 7 pemerintah daerah Kabupaten di Papua Barat,” janji Ali Baham.

Ketua Umum Cendekiawan Perempuan Papua, Rosaline Irene Rumaseuw menyampaikan, kegiatan digelar menyambut hari Ibu Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Desember. Ini adalah rangkaian Hari Ibu Nasional dan di Papua Barat dilakukan kegiatan seminar nasional serta dirangkai kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata (minus dan plus) serta pembagian tongkat tuna netra dan layanan konsultasi SAPA.

Sejumlah pemateri mengisi kegiatan seminar nasional kepada elemen perempuan di Papua Barat. Diantaranya Plh. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA RI Ny. Indra Gunawan, Ketua Umum Cendekiawan Perempuan Papua, Rosaline Irene Rumaseuw, serta tokoh perempuan Yuliana Numberi dan Popi Fonataba. (*)

Penulis : Hengki Kadiwaru

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!