
Jayapura, TopbNews.com – Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey meresmikan Kantor Pemerintahan Kampung dan beberapa bangunan di kampung paling Timur Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Sabtu (11/5).
Frans Pekey menyebut, peresmian beberapa kegiatan pembangunan di Kampung Mosso merupakan salah satu kebijakan pengalokasian anggaran untuk percepatan pembangunan.
“Pembangunan bukan saja terpusat di perkotaan tapi harus merata hingga pelosok kampung. Dengan kerangka itulah kebijakan nasional oleh Presiden dengan keluarnya undang-undang desa yang didalamnya menyediakan alokasi dana desa/kampung untuk pembangunan kampung”, katanya.
Dikatakan Pekey, dengan jumlah masyarakat yang ada dibarengi alokasi dana kampung yang tersedia bagi Kampung Mosso sebesar Rp. 7 Miliar lebih mestinya harus bermanfaat dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan di kampung.

“Karenanya dalam sebuah perencanaan harus memenuhi kebutuhan juga harapan warga dan tentu harus memperhatikan skala prioritas dari sebuah kebutuhan tersebut”, tegasnya.
Dia menambahkan, Pemerintah Kota Jayapura berharap dengan bantuan dan program yang dikerjakan harus memberikan dampak dan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Dari situlah akan nampak kehadiran negara, pemerintah mulai dari pusat hingga kampung sehingga masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan”, tambahnya.
Frans Pekey berharap apa yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan Kampung Mosso terus berkembang.
“Kantor kampung harus dibuka setiap hari untuk pelayanan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan administrasi dan tempat pembinaan kemasyarakatan. Rumah-rumah yang dibangun juga harus dirawat dan dijaga dengan baik sebagai istana keluarga serta seluruh fasilitas yang ada dijaga untuk kepentingan masyarakat kampung mosso”, tandasnya.

Pada kesempatan itu, Pekey berpesan kepada Kepala Kampung Mosso dan seluruh warga terkait destinasi wisata air panas di Kampung Mosso.
“Satu tugas yang harus dikerjakan bersama yakni menata sumber air panas yang bisa menjadi destinasi wisata yang baru di wilayah perbatasan di kampung mosso sehingga bisa mendatangkan pendapatan bagi pemerintah kampung”, pesan Pekey.
“Selanjutnya agar kepala kampung juga bisa lebih memperhatikan anak-anak, ibu hamil, hendaknya diberikan prioritas karena mereka akan melahirkan generasi yang sehat pintar dan cerdas”, tegasnya menambahkan. (*)
Penulis : NatYo