
Jayapura, TopbNews.com – Pasangan Calon Gubernur Papua Nomor urut 1, Benhur Tomi Mano bersama Calon Wakilnya yakni Constan Karma resmi mendaftarkan dirinya ke KPU Provinsi Papua, Minggu 9 Maret 2025.
Hal ini menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang perkara PHPU yang meminta KPU Papua untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua.
Usai melakukan deklarasi di kediamannya di jalan jeruk nipis Kotaraja, BTM – CK yang didampingi Ketua Dewan Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun, diantar ribuan massa pendukung Paslon nomor urut 1 ini menuju ke kantor KPU Provinsi Papua pukul 15.30 WIT.
Kedatangan BTM – CK dihari terakhir pendaftaran diterima langsung oleh Ketua KPU provinsi Papua, Steve Dumbon bersama Komisioner KPU dan Komisioner Bawaslu Papua.
Sebelum menyerahkan dokumen pendaftaran, dilakukan klarifikasi melalui telepone seluler (Video Call) kepada Ketua DPD PDIP Papua, Hery Ario Nap terhadap rekomendasi partai PDIP sebagai partai yang mengusung paslon gubernur beserta wakilnya nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Constan Karma.
Klarifikasi disaksikan langsung oleh Ketua KPU Papua beserta Komisioner KPU dan Ketua Bawaslu Papua bersama Komisioner Bawaslu.
Setelah mendengarkan rekomendasi yang diberikan Ketua DPD PDIP melalui selulernya, dilanjutkan dengan penyerahan berkas dokumen Constan Karma – Calon Wakil Gubernur Papua yang diserahkan oleh Sekeetaris PDIP Papua – Surya Ibrahim yang mewakili tim pemenangan BTM – CK dan diterima langsung oleh Ketua KPU Papua.
“Hari ini kami menyerahkan berkas dokumen bapak Constant Karma penganti bapak Yeremias Bisai sebagai calon wakil gubernur yang akan mendampingi bapak Benhur Tomi Mano kepada KPU untuk dilakukan verifikasi”, kata Surya Ibrahim di Lantai 4 Kantor KPU Papua.
Ketua KPU Papua, Steve Dumbon mengatakan sebelum dilakukan verifikasi pencalonan pihaknya terlebih dahulu akan melakukan pengecekan berkas dokumen dari Constan Karma Calon Wakil Gubernur Papua.
“Kami akan cek terlebih dahulu berkasnya kemudian baru akan dilakukan verifikasi pencalonan,” ungkapnya.
Constan Karma Bersih Dari Tiga Huruf ” Kolusi, Korupsi dan Nepotisme “
Sementara itu Ketua Dewan Kehormatan, Komarudin Watubun mengatakan Constan Karma dipilih oleh Ketua DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri dari Lima Nama yang diusulkan oleh DPD PDIP Papua.

Lima nama tersebut adalah hasil seleksi dari 38 nama yang mendaftar ke DPD PDIP Papua sebagai calon pengganti wakil gubernur Yeremias Bisay.
“Tentu hal ini setelah Ibu Megawati meneliti dan menelusuri rekam jejak Pak Constan Karma dan ibu Megawati memutuskan memilih pak karma sebagai pengganti Yeremias Bisay,” katanya.
Dia menambahkan, Constan Karma sebagai kader senior partai Golkar merupakan sosok yang sarat pengalaman dibidang pemerintahan dan bersih dari tiga huruf”, Kolusi, Korupsi dan Nepotisme.
“Saya percaya keputusan Ketua Umum Partai PDIP Perjuangan memilih Pak Constan Karma sekaligus menampung aspirasi sejumlah kader, Fungsionaris dan Simpatisan Partai Golkar di Papua yang tidak terwadahi,” pungkasnya. (*)
Penulis : NatYo