
Jayapura, TopbNews.com – Ratusan Pendeta, Guru Injil dan Guru Jemaat dari Gereja se-Klasis GKI di Tanah Papua Wilayah I ikuti Retreat Pembekalan Pelayaan Firman, di Gereja Ora et Labora Haltekam, Selasa (11/3).
Retreat Pembekalan Firman dibuka secara resmi oleh Walikota Jayapura, Abisai Rollo sekaligus sebagai Ketua Panitia kegiatan.
Dalam sambutannya Wakil Ketua I Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Hiskia Rollo menegaskan kegiatan retreat ini sangat penting untuk dikutip oleh para pekerja klasis di empat klasis dan harus menjadi catatan penting. Empat klasis yakni Port Numbay, Muara Tami, Klasis Senggi dan Keerom.
Mulai dari Ketua klasis sampai dengan pimpinan harian serta wilayah harus mempunyai daftar nama para pegawai Mulai dari Klasis Port Numbay, Muara Tami, Senggi dan Keerom.
“Yang tidak ada jangan datang ke kantor sinode”, tegasnya.
Walikota Jayapura, ABR sapaan akrabnya kepada wartawan mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pembinaan iman.

“Jadi saya juga ditetapkan sebagai ketua panitia hadir dan datang untuk memberikan laporan ketua panitia, sekaligus mengikuti pembukaan retreat di Gereja Jemaat Ora et Labora Holtekamp”, ungkapnya kepada awak media.
“Saya berharap bapak dan ibu pendeta, guru jemaat dan penginjil semakin diberkati Tuhan dan menambah ilmu-ilmu untuk melakukan pembinaan terhadap umat Tuhan juga jemaat di tanah Papua dan lebih khusus di kota Port Numbay”, sambungnya menambahkan.
Walikota berharap para pendeta, guru injil dan guru jemaat dapat mengikuti retreat dengan baik.
“Saya sudah ikut retreat di Magelang pada saat setelah pelantikan dan ini pendeta – pendeta yang melakukan pembinaan Iman”, pungkasnya. (*)
Penulis : NatYo