
Manokwari, TopbNews.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (PBPWK) Papua Barat bersama Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Papua Barat dengan membagikan ratusan paket takjil gratis kepada masyarakat, Jumat (27/2/2026) sore.
Aksi sosial tersebut dipusatkan di kawasan Lampu merah Makalow, Manokwari. Sejak menjelang waktu berbuka, para pegawai tampak turun langsung ke jalan membagikan paket nasi kotak kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.
Sebanyak 300 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka semakin dekat.

Para pengendara terlihat antusias dan menyampaikan terima kasih usai menerima paket makanan untuk berbuka puasa.
Koordinator kegiatan, Muh. Yusuf Muri, menjelaskan bahwa kegiatan bertajuk Semarak Ramadan ini merupakan hasil kolaborasi antara Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Papua Barat dengan Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Papua Barat.
“Kegiatan ini lahir dari inisiatif dan semangat teman-teman pegawai Muslim di lingkungan balai bersama Satker Prasarana Strategis untuk berbagi kepada masyarakat”, ujarnya.
Ia menegaskan, pembagian takjil dilakukan tanpa melihat latar belakang agama, sebagai wujud kebersamaan dan penerapan nilai moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya para pengendara yang masih berada di jalan saat azan Magrib berkumandang.

“Ini bentuk kepedulian kami agar masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa tetap bisa berbuka tepat waktu meski masih dalam perjalanan”, jelasnya.
Muh. Yusuf menambahkan, kegiatan berbagi takjil telah menjadi agenda rutin tahunan yang diinisiasi pimpinan balai bersama para pegawai Muslim di lingkungan kerja.
“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih luas”, katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Papua Barat, Dr Corneles Sagrim, mengatakan pembagian takjil merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diterima sehingga dapat dibagikan kembali kepada masyarakat.
“Rezeki yang kami peroleh, sudah sepatutnya juga dibagikan kepada masyarakat, terlebih di momentum Ramadan yang penuh berkah ini”, tuturnya.
Ia menilai kegiatan sosial semacam ini bukan hanya soal berbagi makanan, tetapi juga mempererat hubungan antara instansi pemerintah dan masyarakat.
“Semoga kebersamaan seperti ini semakin memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di Manokwari”, pungkasnya. (*)
Penulis : Marthina Marisan