
Suasana arus mudik saat KM. Sinabung sandar di pelabuhan Jayapura (Foto : Natalia/Topbnews.com)
Jayapura, Topbnews.com – Puncak arus balik ke Jayapura, diperkirakan terjadi hingga Tanggal 10 Mei 2023 mendatang.
Kepala Bagian Operasi Pelni Jayapura, Fredy Masenggi menyampaikan, puncak arus balik di pelabuhan jayapura sendiri tidak terlalu padat.
“Karena penumpang sendiri yang berpergian sudah posisi merata. Sehingga dari armada yang disiapkan dapat mengcover seluruh penumpang yang akan kembali ke daerah asal,” ujarnya sembari mengatakan, arus balik tidak terlalu padat karena dapat terurai dengan armada lain yang disiapkan yakni kapal perintis seperti KM.Sabuk Nusantara 81, KM.Sabuk Nusantara 100 dan KM.Sabuk Nusantara 58.

Sementara, arus mudik perdana di pelabuhan Jayapura usai libur Idul Fitri 1444 Hijriah mencapai 1.350 penumpang.
“Para penumpang yang turun ini menggunakan KM.Sinabung rute dari Surabaya, Makasar, Bau-Bau, Banggai, Bitung, Ternate, Bacan, Sorong, Manokwari, Biak dan terakhir di pelabuhan Jayapura,” jelasnya, Sabtu (29/4) malam.
Ketika disinggung KM.Sinabung yang tidak mengangkut penumpang dirinya berujar hal ini karena adanya penugasan dari kementerian perhubungan.
“Ini karena adanya penugasan dari kementerian yang mana dalam persiapan mendukung kegiatan KTT ASEAN di labuan bajo sehingga kementerian perhubungan dalam hal ini Menteri perhubungan menunjuk Pelni untuk mempersiapkan armada.
Dan dari semua armada yang dioperasikan oleh PT. Pelni KM. Sinabung yg dipilih untuk mewakili kapal untuk melaksanakan penugasan menjadi akomodasi terapung di labuan bajo,”paparnya.
Sementara kapal yg disiapkan untuk arus mudik 3 kapal yaitu KM.Dobonsolo, KM.Ciremai dan KM.Sinabung.
Gunung Dempo sendiri akan tiba tgl 7 mei dilanjutkan Ciremai tgl 8 dan DOBONSOLO pada tanggal 10 mei 2023.
Penulis : Natalia