
Jayapura, TopbNews – Puluhan orang yang tergabung dalam pengusaha Orang Asli Papua (OAP) mendatangi Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) di Jayapura, Senin (17/7). Massa menuntut Kepala BPJN Jayapura mengakomodir semua pengusaha Papua dalam paket proyek. Massa meminta Kepala BPJN dicopot jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Awalnya, massa hanya berorasi di luar pagar karena tidak diizinkan masuk. Namun setelah bernegosiasi selama empat jam bersama pihak kepolisian, kepala BPJN akhirnya keluar menemui pendemo.
Kepala BPJN Jayapura, Benyamin Persunay di hadapan massa berjanji akan meneruskan aspires yang disampaikan ke pimpinan. “Sebagai perpanjanagan tangan dari kementrian PUPR di Jayapura, saya akan membawa aspirasi bapak ibu sekalian kepada pimimpin di sana. Karena saya tidak mempunyai kewenangan untuk mengambil keputusan,” ucapnya

Dia juga tidak mau menerima aspirasi yang diberikan para pengusaha asli Papua secara tertulis karena menurutnya aspirasi yang disampaikan sudah cukup.
Sementara itu, Koordinator Aksi, Wiliam Sroyer meminta kepala BPJN serius mendengar dan benar-benar menyampaikan aspires mereka. Sroyer memberi waktu sepekan bagi BPJN merespon tuntutan mereka.
“Hari Senin depan, kami akan datang kembali ke tempat ini (BPJN) dan hari ini semua polisi-polisi saksi, kami akan datang menerima apa yang kepala balai lanjutkan. Kalau tidak terima kami punya aspirasi, nanti kami antar sendiri ke pusat,” tegasnya sembari menegaskan jika Kepala BPJN Jayapura tak mampu mengemban tugasnya dengan baik. *
Penulis : NatYo