
Jayapura, TopbNews.com – Walikota dan Wakil Walikota Jayapura perdana menggelar Program Torang Tanya Walikota Jawab – Ruang Publik, Senin (14/4).
Program ini diperuntukkan bagi seluruh warga kota jayapura yang ingin menyampaikan keluhan kepada Walikota dan Wakil Walikota Jayapura sesuai Visi dan Misi keduanya.
Perdana digelar, Program ini mendapat animo yang luar biasa dari warga kota jayapura. Terbukti puluhan warga datang untuk menyampaikan keluhannya kepada pimpinan yang baru di pemerintahan kota jayapura.
Walikota Jayapura, Abisai Rollo di dampingi Wakil Walikota mengatakan respon warga kota jayapura dalam program ruang publik cukup banyak.
“Warga yang datang di hari pertama ini sangat banyak. Diantaranya mereka banyak yang mengeluhkan masalah banjir, soal sekertariat untuk disabilitas hingga soal K2 dan Honorer di pemkot jayapura”, bebernya.
Menurutnya, dari setiap keluhan yang disampaikan pihaknya telah memberikan solusi dan masukan yang diharapkan dapat mengurangi masalaah yang dihadapi warga kota jayapura.
“Seperti soal banjir tadi kami sudah sampaikan bahwa untuk menghindarinya warga stop buang sampah sembarangan dan tidak membuangnya ke dalam saluran air, warga juga sudah tidak boleh membangun pemukiman di atas saluran air. Jika itu terjadi akan dibongkar. Seperti warga di seputaran wilayah Hotel Musi dan CV. Thomas, Sesuai rapat dan kesepakatan beberapa waktu lalu bersama warga maka bangunan yang berada di atas saluran air akan di eksekusi”, ujarnya kepada awak media.
Tidak hanya itu, menurut ABR sapaan akrabnya, terkait K2 dan Honorer di wilayah kota jayapura, ia menjelaskan semua tahapan akan diputuskan oleh pemerintah pusat.

“Itu Online. Jadi yang menentukan bukan Walikota dan Wakil Walikota Jayapura, itu dari Pemerintah pusat. Sehingga yang belum dinyatakan lulus pada tes awal atau kedua, ditunggu saja informasi waktunya. Mudah mudahan pada tahap berikut bisa lulus”, jelasnya sembari menyampaikan, untuk keluhan dari para disabilitas yang merindukan memiliki sekretariat, usulan itu akan menjadi perhatian keduanya.
Abr menambahkan, bagi disabilitas sesuai rencananya akan disiapkan rumah singgah dan rumah perintis di wilayah koya.
“Sementara untuk ODGJ itu lagi kita sepakati, tempat yang dibangun untuk asrama port numbay itu akan di perbaiki dan mungkin disitu kita akan menempatkan para ODGJ”, imbuhnya
Dirinya menegaskan, untuk menidaklanjuti aspirasi warga pada ruang publik berikutnya, semua Kepala OPD harus siap.
“Sehingga masyarakat yang datang dengan berbagai macam pertanyaan, keluhan itu tidak menjadi jawaban Walikota dan Wakil Walikota saja tetapi bersama dengan OPD”, ungkapnya.
Diketahui, Program Torang Tanya Walikota Jawab dilaksanakan selama dua jam setiap hari Senin usai apel, dan dilaksanakan di Main Hall Kantor Walikota Jayapura. (*)
Penulis : NatYo