Press Tour ke Tiga UPT Jadi Langkah Strategis Kumhan Pabar Sambut Hari Pengayoman ke-79

Manokwari,TopbNews.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua Barat (Kumham Pabar) menggelar Press Tour ke tiga Unit pelaksana teknis (UPT) di Manokwari yang melibatkan sejumlah media massa sebagai langkah strategis dalam rangka menyambut hari pengayoman ke-79, Kamis (1/8/2024).

Press tour ini bertujuan untuk memperkenalkan layanan dan inovasi terbaru dari ketiga UPT kepada masyarakat melalui media massa. Dengan menyebarluaskan informasi terkait pelayanan yang ada, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai fungsi dan peran penting dari Layanan Hukum dan Hak Asasi Manusia yang ada pada ketiga UPT Tersebut.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Manokwari, dimana wartawan diperkenalkan dengan berbagai lyanan, keimigrasian serta, teknologi terbaru dalam sistem pelayanan imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Manokwari, Iman Teguh Adianto menyambut baik dan memandu langsung para wartawan untuk berkeliling dan memperkenalkan layanan yang ada mulai dari pintu masuk sampai pada layanan pembuatan passport hingga inovasi baru yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi yakni Golden dan berbagai layanan keimigrasian serta teknologi terbaru dalam sistem pelayanan imigrasi.

Kepala Sub Seksi Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Manokwari, Merry Sartina Sulaisfraim sebagai Tour Guide menyampaikan, terdapat dua loket pelayanan umum yang dapat dengan mudah untuk dibedakan oleh Masyarakat yakni loket Pelayanan dengan kursi hijau merupakan pelayanan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) dan Loket pelayanan dengan kursi merah untuk pelayanan bagi Warga Negara Asing (WNA) Kedua loket pelayanan tersebut memiliki sejumlah fasilitas yang cukup memadai hingga pelayanan khusus bagi para penyandang Disabilitas dan jalur evakuasi.

Ia mengatakan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Manokwari memiliki 13 Inovasi dan 3 Inovasi unggulan diantaranya adalah Simaleo ( Siap melayani anda lewat mobil) merupakan layanan paspor mobile yang di jadwalkan dan di laksanakan pada event kedaerahan dan rutin di laksanakan sriap bulan di Manokwari city Mall.

“Di tahun 2024 telah dilaksanakan sebanyak lima kali, terakhir dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2024 di MCM dalam rangka pekan pelayanan public dengan jumlah pemohon sebanyak 20 orang”, tutur Merry.

Kemudian layanan inovasi Jajan Papeda (jelajah layanan paspor pergi kedaerah) sebagai sarana untuk menjangkau masyarakat di daerah yang mana jarak tempuh dari lokasi tempat tinggalnya jauh dari kantor Imigrasi Manikwari.

“Terakhir dilaksanakan pada tanggal 11 juni 2024 di Teluk Bintuni dengan jumlah pemohon sebanyak 21 orang”, katanya.

Kepala Seksi Izin tinggal dan Status Keimigrasian, Jerold menambahkan Inovasi ketiga adalah Pinang (Pelaporan Informasi orang Asing) merupakan layanan informasi melalui SMS dan WhatsApp dengan menggunakan satu nomor pelaporan yang berguna untuk membantu dan memudahkan proses pelaporan orang asing.

“Layanan ini dapat digunakan sebagai salah satu data maupun informasi dalam pelaksanaan pegawasan orang asing, terutama bagi para petugas imigrasi”, tutur Jerold.

Kemudian layanan keempat yakni Pace Mindo (Penyebaran cepat media informasi dan online) merupakan layanan saluran penyebaran informasi keimigrasian melalui WhatsApp Group yang beranggotakan Tim Humas, Kanim Manokwari dengan Pewarta Media Cetak dan Online serta Radio di Wilayah Kerja Kanim Manikwari.

Press Tour berlanjut ke Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Manokwari. Disini, para wartawan diperlihatkan proses penyimpanan dan pengelolaan barang-barang sitaan yang terkait dengan perkara hukum. Dipandu oleh Kasubsi Administrasi dan Pemeliharaan, Elkana Samuel Baransano para wartawan diajak untuk melihat langsung barang-barang sitaan negara yang ada di Rupbasan Kelas I Manokwari yang mana barang yang dititipkan tersebut masih terawat dengan baik.

“Ada banyak orang yang beranggapan bahwa kami di Rupbasan ini sepertinya tidak bekerja atau berkantor bahkan sering di bilang tidak ada petugas, padahal kami sebenarnya ada bekerja dan melakukan tugas dan fungsi kerja kami, penyimpanan benda sitaan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan tanggung jawab”, ujar Elkana.

Dikatakanya, Rupbasan memiliki dua gudang penyimpanan yakni gudang terbuka dan juga gudang tertutup.

“Gudang terbuka digunakan untuk menyimpan sementara barang tahan cuaca yang sesuai dengan karakteristiknya, salah satu benda yang disita oleh Rupbasan adalah Alat Berat Berupa 3 buah alat Berat, sejumlah Tanah dan Rumah. Sedangkan pada Gudang tertutup digunakan untuk menyimpan barang yang sensitif terhadap cuaca yakni, BBM, Mobil dan alat-alat elektronik serta beberapa perabotan rumah tangga lainnya”, jelas Elkana.

Kegiatan diakhiri dengan berkunjung ke Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Manokwari. Bapas Kelas I Manokwari memiliki 6 layanan yakni : Layanan pendampingan ABH; Layanan penelitian Kemasyarakatan; Layanan Bimbingan dan konseling klien; Layanan Pemberian Izin keluar Kota; Layanan pemberian izin keluar Negeri dan Layanan pelimpahan bimbingan.

Kepala SUB Seksi Bimker Klien Dewas, Wahyu mengungkapkan Bapas Kelas I Manokwari juga memiliki Griya Abhipraya Sipinang Sirih yang merupakan rumah kreasi yang digunakan untuk mengembangkan kreatifitas dari para klien serta pembinaan sehingga mereka tidak mengulangi tindak pidana.

“Ini sebagai wadah untuk membentuk karakter klien melalui pembinaan karakter dan juga menciptakan lapangan kerja bagi para klien dengan melatih kreativitas sehingga para klien tidak mengulangi tindak pidana lagi dan mampu hidup mandiri”, pungkas Wahyu.

Melalui press tour ini diharapkan informasi yang didapatkan oleh para wartawan dapat tersebar luas, sehingga masyarakat dapat lebih memahami peran dan fungsi Layanan Hukum dan Hak Asasi Manusia secara lebih komprehensif. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!