
Manokwari, TopbNews- Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, mengapresiasi kinerja Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat yang lama, Ruth Eka Trisilowati. Paulus menilai, Eka telah berhasil bersinergi dengan pemerintah untuk menjaga kestabilan inflasi di daerah.
“Agustus 2022 lalu, pemerintah pusat memberi kita apresiasi karena mampu menstabilkan inflasi daerah. Makanya Ibu Menteri Keuangan memberi kita bonus Rp.10,75 miliar. Semoga tahun ini kita bisa mempertahankannya,” kata Paulus Waterpauw pada pengukuhan Kepala Perwakilan BI Papua Barat dari Ruth Eka Trisilowati kepada Rommy S. Tamawiwy, Kamis (2/2).
Selain mampu menjaga inflasi, menurut Paulus, sinergitas BI dan pemerintah juga telah berhasil melaksanakan sejumlah program. Di antaranya program UMKM naik kelas. Termasuk sejumlah program peningkatan digitalisasi di Manokwari dan Papua Barat.
Sementara itu, Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, Papua Barat memiliki sejumlah potensi yang bisa dikembangkan untuk pembangunan daerah. Menurut Perry, salah satu program yang dilakukan BI adalah terus mendorong peningkatan UMKM. “Program unggulan di Papua Barat adalah mengupayakan UMKM naik kelas,” Tandas Perry.
Pada kesempatan itu, dia juga berpesan agar daerah turut aktif dalam mendorong ketahanan pangan dan energy. Termasuk peningkatan teknologi transaksi digitalisasi. “Papua Barat dan Manokwari, termasuk anggota daerah peningkatan digital. Dengan berbasis digital, pemda bisa meningkatkan PAD. Juga efisiensi dalam pengelolaan dan pengeluaran daerah,” tandas Perry.
Agenda utama kunjungan kerja Gubernur BI ke Manokwari terkait pergantian Kepala Perwailan Bank Indonesia Papua Barat dari Ruth Eka Trisilowati kepada Rommy S. Tamawiwy.
Hadir dalam pengukuhan ini, sejumlah pejabat provinsi dan Kabupaten Manokwari. (*)
Penulis: Martina