
Manokwari, TopbNews.com – Momen serah terima jabatan di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Papua Barat, Rabu (8/10), bukan sekadar pergantian kepemimpinan.
Di balik acara formal itu, tersimpan pesan penuh makna dari pejabat lama, Hans Lodewijk Mandacan, yang resmi purna tugas setelah mengabdi selama lebih dari enam tahun memimpin Dispora Papua Barat.
Dalam sambutan perpisahannya, Hans Mandacan menekankan pentingnya bekerja dengan ketulusan hati.
“Kalau kerja dengan fisik, beda hasilnya nanti,” ujarnya di hadapan jajaran pegawai yang hadir dalam acara tersebut.
Baginya, semangat dan keikhlasan dalam melayani publik merupakan modal utama dalam membangun dunia kepemudaan dan olahraga di Tanah Papua.
Ia juga berpesan agar para pegawai tetap menjaga kesehatan di tengah padatnya tugas.
“Saya usia sudah 61 tahun 22 hari, tapi saya masih sehat,” katanya sambil tersenyum, disambut tepuk tangan hangat para pegawai.
Di akhir masa jabatannya, Hans Mandacan juga memberi contoh tentang rendah hati dan penghargaan terhadap kebersamaan. Para pegawai memberikan cinderamata berupa cincin emas sebagai tanda kenang-kenangan atas dedikasinya selama ini.
“Saya tidak pernah memakai perhiasan, tapi karena ini pemberian dari kalian semua, saya sangat hargai. Jadi saya akan pakai,” ucapnya haru.
Sementara itu, Otto Parorongan yang kini ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Papua Barat, menyampaikan tekad untuk melanjutkan kinerja dan menjaga ritme organisasi hingga kepala dinas definitif dilantik.
“Pak Hans sudah meletakkan dasar yang baik. Kami akan berupaya agar kerja-kerja Dispora tetap berjalan lancar”, ujar Otto.
Acara sertijab turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Pembangunan dan Otonomi Khusus, Eduard Toansiba, serta para pejabat dan staf Dispora Papua Barat.
Perpisahan Hans Mandacan menjadi momen refleksi bukan hanya tentang akhir masa jabatan, tetapi juga tentang warisan nilai kerja yang ia tinggalkan: bekerja dengan hati, menjaga kebersamaan, dan melayani dengan tulus. (*)
Penulis : Rian Lahindah