
Jakarta, TopbNews.com – Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) menerima Penghargaan pada Anugerah Pengadaan 2023 yang diselenggarakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Persentase Nilai Transaksi Produk Dalam Negeri (PDN) Terbesar Tingkat Kabupaten, dengan persentase sebesar 97 persen.
Penghargaan diserahkan oleh Kepala LKPP, Hendrar Prihadi dan diterima langsung oleh Kepala UKPBJ Pegunungan Bintang, Victor Irianto Banne Tondok, pada Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2023, dengan tema “Transformasi Pengadaan Untuk Indonesia Maju,” yang digelar disalah satu Hotel di Jakarta, Selasa (7/11).
Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pegunungan Bintang, Victor Irianto Banne Tondok menyampaikan, penghargaan ini diperoleh karena kerja keras seluruh jajaran yang menangani pengadaan barang/jasa.
Selain itu, sinergitas pemerintah setempat melakukan proses tahapan pengadaan barang dan jasa secara baik dan benar, tepat waktu dan tercepat yang dimulai dari penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) hingga tender selesai.
“Kerja-kerja baik ini atas kerja keras bersama di bawah Pimpinan Bupati Spei Yan Bidana dan jajaran termasuk Ibu Sekda, Jeni Linthin dan semua OPD yang pro aktif dalam proses pengadaan barang dan jasa,” kata Viktor kepada media ini, Rabu (8/11).

Prestasi ini adalah hasil komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang dimulai sejak tahun 2021, melalui Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Raihan Prestasi ini kata Viktor sekaligus memposisikan Kabupaten Pegunungan Bintang menjadi Kabupaten Terbaik I dan mengalahkan Kabupaten se-Indonesia.
“Kabupaten Pegunungan Bintang mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik I dengan Presentase Nilai Transaksi PDN Terbesar se-Indonesia,” katanya sembari menambahkan, Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang juga menjadi Pemda tercepat yang melakukan tender di Indonesia.
Ia mengatakan, Penghargaan yang diraih Pemkab Pegunungan Bintang menjadi motivasi ke depan untuk lebih meningkatkan pemanfaatan PDN dan tentunya dapat mendorong peningkatan UMKM, di wilayah Pegubin.
Viktor menjelaskan, Kabupaten Pegunungan Bintang melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa dimulai dari satu setengah bulan dan tepat waktu. Kerja ini sangat luar biasa hingga proses lelang selesai pada awal bulan Mei.
Pihaknya mengapresiasi terobosan yang dilakukan Bupati di sejumlah sektor, terlebih dalam pengadaan barang dan jasa yang dilakukan tepat waktu.
“Ini menjadi penghargaan pertama sejak Kabupaten ini terbentuk. Penghargaan ini menjadi prestasi luar biasa karena Pegunungan Bintang mampu mengalahkan Kabupaten lainnya di Indonesia,” ungkapnya bangga seraya menyampaikan, terima kasih kepada seluruh masyarakat dan seluruh perangkat daerah di lingkup Pemkab Pegunungan Bintang yang telah berkontribusi dalam meningkatkan nilai transaksi PDN.
Diketahui, LKPP melaporkan hingga Oktober 2023 tercatat 6,9 juta produk tayang di e-katalog dengan total transaksi sebesar Rp.161,3 triliun, angka tersebut jauh melebihi total transaksi di tahun 2022 yang mencapai Rp.83,9 triliun.
Secara keseluruhan, 27 Oktober 2023 realisasi belanja PDN telah mencapai 90 persen atau meningkat 14 persen dari tahun 2022. Pertumbuhan positif juga terlihat dari angka pengadaan barang dan jasa untuk UMKM yang mencapai 37,6 persen.
Acara Penghargaan Pengadaan 2023 dibuka oleh Menteri UMKM dan Koperasi, Teten Masduki dan dihadiri Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi serta sejumlah Kepala Daerah di Indonesia.
Penulis : Tesan